Aksi massa 22 Mei di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta. (Foto: Antara)

Polri: 8 Ormas Pemberi Perintah di Kerusuhan 22 Mei

Nasional 05 July 2019 20:33 WIB

Polisi mengungkap ada 8 kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diduga memberikan perintah serta menjadi perusuh saat kericuhan Aksi 22 Mei 2019.

Dari 8 ormas itu di antaranya terdapat oknum anggota ormas Islam serta relawan salah satu calon presiden.

"Dari pengakuan oknum yang sudah kita tangkap ada kelompok Islam dari beberapa daerah," kata Direskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Suyudi Seto, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 5 Juli 2019.

Daerah asal oknum anggota ormas Islam itu adalah Banten (Serang dan Tangerang), Jawa Barat (Cianjur, Pandeglang, Majalengka, dan Tasikmalaya), Jawa Tengah (Banyumas), Jakarta, Lampung, dan Aceh.

Sementara nama ormas Islam yang terlibat di antaranya berinisial GRS, FK, dan GR.

Seto mengatakan, relawan pendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pun terlibat dalam kerusuhan itu.

Kelompok-kelompok itu diduga berada di tingkat ketiga sebagai pemberi perintah, pemberi uang, serta penyedia barang-barang seperti batu serta di tingkat empat sebagai pelaksana. Sementara tingkatan di atasnya masih didalami.

Selain delapan kelompok masyarakat, polisi juga mengungkap sembilan orang pelaku penyerangan serta pembakaran sarana prasarana di lingkungan Asrama Brimob Petamburan.

"Perkembangan terbaru kami jajaran Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap sembilan orang pelaku penyerangan, kerusuhan dan juga pembakaran terhadap sarana dinas Polri, baik mobil juga ada bangunan pospol," kata dia.

Sembilan orang tersebut diduga sebagai aktor yang mengajak massa lainnya untuk membakar, tetapi masih ada satu yang belum ditangkap dan masuk dalam daftar pencarian orang. (ant)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

17 Sep 2020 13:47 WIB

Ada Unsur Pidana di Kebakaran Kejagung, Polisi Temukan Sumber Api

Nasional

Sumber api di Kejagung berasal dari tempat pekerja merenovasi ruangan

15 Sep 2020 19:00 WIB

Wakapolri Ingin Turunkan Preman Pasar, Ini Kata Habib Aboebakar

Nasional

Wakapolri berencana melibatkan preman untuk mendisiplinkan warga.

12 Sep 2020 21:10 WIB

Wakapolri Lempar Wacana Preman Jaga Pasar, Kompolnas Ingatkan Ini

Nasional

Wakapolri berencana melibatkan preman jaga protokol kesehatan di pasar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...