Polisi Bekuk Karyawan Cafe yang Nyambi jadi Mucikari

06 Dec 2018 20:28 Surabaya

Polrestabes Surabaya menangkap pelaku perdagangan orang berinisial JS berusia 25 tahun. Dia pekerjaannya resminya sebenarnya sebagai karyawan di salah café yang ada di Surabaya.

Namun posisinya menjadi karyawan café ini ia manfaatkan untuk menawarkan perempuan yang bisa diajak kencan. JS menawarkan perempuan kepada para pengunjung café di tempatnya bekerja. Terutama pengunjung yang telah lama ia kenal.

“Para pengunjung cafe yang dikenal pelaku kerap ditunjukkan foto perempuan lalu berlanjut komunikasi via aplikasi Whatsapp. Dari sanalah terjadi transaksi antara pelaku dan pelanggannya,” ujar Agung, sore tadi di Mapolrestabes Surabaya, 6 Desember 2018.

Dari hasil penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai enam juta, bukti transfer, satu ponsel, serta dua lembar bukti pembayaran hotel. Tersangka ditangkap pada 5 Desember 2018 lalu, di sebuah hotel di Surabaya.

Setiap transaksi, pelaku memungut Rp 500ribu. Sedangkan dari tarif yang ia tawarkan untuk sekali kencan dengan anak semangnya sekitar Rp 3 jutaan. Anak semang pelaku diperkirakan ada sekitar 15 orang. Anak semang pelaku kapan saja dapat dihubungi dan diajak kencan di hotel. Asalkan harganya disepakati.

Atas perbuatannya  JS polisi menjerat dengan pasal 2 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau pasal 506 KUHP soal menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita. Ancaman hukumannya bisa mencapai lima tahun penjara. (ocn)

Reporter/Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini