Polrestabes Surabaya Dijaga Ketat, Masyarakat Diminta Tenang

13 Nov 2019 13:22 Kriminalitas

Pascaledakan yang diduga aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, kepolisian di Surabaya, termasuk Polrestabes, langsung meningkatkan pengamanan. Polisi juga mengimbau masyarakat Surabaya tetap tenang.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata meminta masyarakat tak risau, pascaaksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

"Silakan tetap melaksanakan aktivitas pekerjaan, pendidikan dan sebagainya. Kami dari Polri dan TNI akan menjaga situasi keamanan Surabaya," ujar Leo-sapaan akrab Leonardus Simarmata dihubungi wartawan, Rabu 13 November 2019.

Leo juga berpesan kepada warga yang tengah mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tidak perlu ragu datang ke Mapolrestabes Surabaya.

Setiap warga yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya diperiksa dengan metal detector Foto Istimewa
Setiap warga yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya diperiksa dengan metal detector. (Foto: Istimewa)

"Kami menjamin keamanan siapapun yang datang ke mako. Silakan bagi masyarakat tetap saja normal datang ke Polrestabes Surabaya untuk mengurus SKCK atau keperluan lainnya," jelasnya.

Sebab menurut Leo, pengamanan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya dan polsek jajaran sudah diperketat. Pengamanan diterapkan dengan one gate system, sehingga siapapun yang masuk, akan dicek identitas tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat.

"Kami periksa dulu yang masuk ke mako, jangan khawatir kami tetap kedepankan kenyamanan warga," tandasnya.

Memang, pengamanan ketat sudah diterapkan di Mapolrestabes Surabaya dan polsek jajaran pascaledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya pada tahun 2018 lalu. Setiap warga yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya, hanya boleh melewati satu pintu dengan pemeriksaan ketat.

Penulis : Faiq Azmi
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini