Perahu
Perahu "Kota Baru" yang mengalami kemiringan di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Barat, Sapeken, Sumenep, Madura, pada Kamis 8 Maret siang. (Foto: Humas Polres Sumenep)

Polres Sumenep akan Berangkatkan Personel Cari Korban Perahu

Ngopibareng.id Jawa Timur 09 March 2018 10:21 WIB

Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, akan memberangkatkan 40 personel ke Kecamatan Sapeken untuk membantu pencarian empat korban perahu miring yang belum ditemukan.

"Mereka ditugaskan untuk mendukung upaya pencarian korban hilang yang dilakukan Polsek Sapeken," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid di Sumenep, Jumat.

Puluhan personel Polres Sumenep itu akan diberangkatkan ke Sapeken dengan menggunakan kapal motor penumpang reguler yang bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada Jumat sekitar pukul 16.00 WIB.

Pada Kamis 8 Maret kemarin, sekitar pukul 14.45 WIB, Perahu "Kota Baru" yang mengangkut 33 penumpang mengalami kemiringan ke sisi kiri ketika berada di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, Sapeken, dan mengakibatkan sebagian penumpangnya tercebur.

Perahu nahas tersebut bertolak dari dermaga di Desa Sapeken pada pukul 14.15 WIB dengan tujuan Desa Tanjung Kiaok, Sapeken. Data per Jumat pagi ini, satu penumpang meninggal dunia akibat musibah tersebut, 28 penumpang dan pemilik perahu selamat, dan empat penumpang belum ditemukan.

Empat penumpang yang belum ditemukan tersebut adalah Maya Puspita Dewi (16), Nur Khalik Mahmudi (16), Nur Fadilah (16), dan Fathul Arifin (16), semuanya warga Desa Sapeken dan tercatat siswa/siswi kelas X madrasah aliyah di Ponpes Abu Hurairah Sapeken.

Sementara korban yang meninggal dunia adalah Dewana Kisfatul Izzah (17), siswi kelas X madrasah aliyah di Ponpes Abu Hurairah Sapeken, juga warga Desa Sapeken.

"Pada Kamis 8, Maret malam, sudah ada pergeseran anggota polsek samping di Pulau Kangean ke Sapeken, yakni dari Polsek Kangean dan Kangayan, untuk membantu upaya pencarian korban," kata Mukid, menerangkan.

Ia menjelaskan, pemberangkatan 40 personel Polres Sumenep ke Sapeken pada Jumat sore menunggu perkembangan terbaru dari upaya pencarian empat korban hilang tersebut.

Kalau empat korban hilang itu ternyata sudah ditemukan dalam proses pencarian hingga Jumat siang, pemberangkatan puluhan personel Polres Sumenep ke Sapeken akan digagalkan.

"Namun, kami tidak ingin berandai-andai. Saat ini, sebanyak 40 anggota yang ditunjuk oleh pimpinan untuk ikut membantu pencarian empat korban hilang itu sudah dalam posisi siap dan tinggal menunggu jadwal pemberangkatan kapal ke Sapeken," ujarnya.

Sapeken adalah salah satu kecamatan di Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang berada di pulau dan memiliki banyak pulau.

Dalam kondisi cuaca kondusif, perjalanan laut dari Kalianget ke Sapeken dengan menggunakan kapal motor penumpang reguler membutuhkan waktu sekitar 12 jam. (ant)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Oct 2020 08:45 WIB

Listrik Padam Karena Layangan, PLN Ingatkan Ancaman Pidana

Jawa Timur

Listrik di wilayah Madura padam akibat layang-layang.

17 Aug 2020 16:31 WIB

Syarat KPU, Fattah Jasin akan Ajukan Pengunduran Diri sebagai ASN

Pilkada

Fattah Jasin kantongi enam rekom di Pilkada Sumenep.

20 Jul 2020 02:39 WIB

Kasus Covid-19 di Sumenep Capai 174

Jawa Timur

Kasus Covid-19 di Sumenep capai 174.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...