Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Polisi Layangkan Panggilan Kedua pada Enam Artis

Kriminalitas 02 March 2020 18:15 WIB

Penyidik Subdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap enam artis yang terlibat dalam kasus carding atau pembobolan kartu kredit.

Enam artis itu adalah Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Boy William, Jessica Iskandar, Karin Novilda Sulaiman atau akrab disapa Awkarin hingga Ruth Stefani.

"Kita sudah layangkan panggilan kedua," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di Mapolda Jatim, Senin 2 Maret 2020.

Gidion menjelaskan, panggilan kedua dilayangkan dikarenakan seluruhnya tidak dapat memenuhi pemanggilan pertama. Ada pula beberapa yang melakukan reschedule namun juga tetap tak ditepati.

Dari hasil pemanggilan kedua, beberapa artis sudah mengonfirmasi kehadiran. Seperti Gisel dan Tyas Mirasih yang direncanakan akan hadir pada Jumat, 6 Maret 2020 mendatang. Kemudian, Ruth Stefanie akan hadir hari Kamis 5 Maret, Boy William hari Selasa 10 Maret 2020.

"Untuk Jedar (Jessica Iskandar) sudah telepon katanya bapaknya sakit. Dia minta waktu tanggal 24 Maret. Tapi panggilan kedua sudah kami layangkan. Terus, Awkarin sudah diterima (suratnya) tapi belum konfirmasi kapan hadir," katanya.

Mantan Ditreskrimum Polda Jatim itu mengatakan, kehadiran para artis tersebut sangat penting untuk mempercepat proses penegakan hukum karena para artis memiliki peran penting dalam pengembangan bisnis @travelkekinian.

Sebelumnya, Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembobolan kartu kredit berkedok penyedia biro jasa travel. Untuk menjalankan operasional bisnisnya, para tersangka membobol kartu kredit milik warga negara Jepang.

Dari kasus tersebut, polisi meringkus empat orang tersangka yakni Sergio Chondro, Farhan Darmawan, Mari Dela dan Meliana Kurniawan.

Ketiganya dijerat Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 19:45 WIB

Jatim Jadi Zona Abu-abu di Peta Satgas Covid-19 Pusat

Jawa Timur

Warna abu-abu muncul jika peta diakses menggunakan telepon.

08 Aug 2020 19:15 WIB

Malaysia Sumbang Rp3 Miliar untuk Ledakan Beirut

Internasional

Sumbangan sebagai bentuk dukungan pada warga Lebanon.

08 Aug 2020 18:49 WIB

KPK Buka Lowongan untuk Jadi Juru Bicara

Nasional

Terbuka untuk ASN maupun non ASN.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...