Ilustrasi Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok. (Foto: Antara)
Ilustrasi Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok. (Foto: Antara)

Polisi Benarkan Ada Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua

Ngopibareng.id Nasional 09 May 2018 06:50 WIB

Kerusuhan pecah di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat Selasa 8 Mei malam. Rusuh ini dipicu perlawanan napi kasus terorisme. Akibat kerusuhan ini dikabarkan ada sejumlah orang mengalami luka-luka. Mereka yang terluka yakni penyidik Densus 88 dan juga napi teroris. Para napi teroris ini hendak merebut senjata anggota Densus.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal mengkonfrimasi adanya insiden tersebut.

"Betul ada insiden dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan Kepolisian setempat," kata M Iqbal saat dihubungi

Iqbal belum dapat menjelaskan penyebab insiden ini, maupun korban. Saat ini, kata dia, kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Sebagai informasi, dalam Mako Brimob, terdapat Rumah Tahanan (Rutan) yang menjadi tempat sementara tahanan dugaan kasus terorisme dan beberapa kasus lain, termasuk kasus yang melibatkan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hingga saat ini, pihak Brimob, maupun Mabes Polri belum bersedia memberikan penjelasan lengkap mengenai insiden tersebut. (amr)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 May 2018 14:25 WIB

Densus 88 Tembak Mati 4 Terduga Teroris di Ciganjur

Nasional

Kepala Divis Humas Bames Polri Setyo Wasisto mengatakan Polri dalam hal ini Detasemen Khusus 88 Anti Teror menembak mati 4 terduga teroris.

11 May 2018 20:45 WIB

Densus 88 Selidiki Alat Yang Dipakai Membunuh Polisi di Kerusuhan Rutan Mako Brimob

Nasional

Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penyelidikan terhadap alat yang dipakai untuk membunuh lima anggota polisi dalam kerusuhan Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat lalu.

11 May 2018 19:30 WIB

PBNU Minta Napi Teroris Pelaku Pembunuh Polisi di Mako Brimob Ditindak Tegas

Nasional

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai para narapidana terorisme pelaku kerusuhan dan pembunuhan anggota polisi di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob harus ditindak tegas..

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...