Tangkap layar video pengeroyokan remaja perempuan di Simpang Lima Gumul, Kediri. (Foto: Youtube)

Polisi Amankan Satu Pelaku Pengeroyokan Remaja Perempuan di Kediri

27 Feb 2018 10:16

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Polisi bertindak cepat dalam menangani kasus video pengeroyokan remaja perempuan di Lapangan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri yang mengehebohkan warga Kediri dan sempat viral di media sosial.

Dari tiga orang perempuan yang dalam video itu nampak terlibat pengeroyokan di Kediri, satu di antaranya berhasil diamankan oleh unit Satreskrim Polres Kediri. Yang bersangkutan diketahui berinisial N.

Selain N, dua orang teman N juga dimintai keterangan karena menjadi saksi terjadinya pengeroyokan. Sedangkan satu orang pelakumasih dalam penyelidikan, dan satu orang korban lainnya.

"Benar, anggota telah mengamankan satu dari dua pelaku pengeroyokan bersama dengan dua orang temannya sebagai saksi kejadian," ucap Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih, Selasa, 27 Februari 2018.

Polres Kediri kini masih terus berusaha mencari identitas korban pengeroyokan. Ia mengakui jika polisi kesulitan mengungkap identitas korban, karena terduga pelaku yang berhasil diamankan tidak mengenal korban penganiayaan. "Hingga kini masih kesulitan menelusuri identitas korban," katanya.

Warga Kediri dihebohkan dengan perkelahian tiga remaja putri di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Video berjudul Kekerasan di SLG Kediri viral di media sosial sejak Minggu, 25 Februari 2018.

Di dalam video yang berdurasi 30 detik itu, tampak tiga gadis remaja berusia belasan tahun terlibat perkelahian di tengah lapangan, di antara kerumunan remaja pria. Mereka adu jotos, menendang dan terekam kamera ponsel milik masyarakat setempat. Peristiwa perkelahian ini berlangsung petang hari.

Dalam video, gadis remaja memakai baju hitam kombinasi lengan putih berjalan mundur sempoyongan menerima pukulan dari gadis remaja lainnya yang memakai kaos merah. Sesekali sang gadis berbaju hitam menangkis pukulan.

Sementara gadis berkaos merah terus menghujami pukulan bertubi-tubi mengenai kepala korban. Di tengah pertikaian itu, datang gadis lain memakai kaos merah bercelana jin biru dengan rambut pirang menyerang gadis berbaju hitam itu. Keduanya tampak mengeroyok. Memukul dan juga menendang.

Karena kalah jumlah, si gadis berbaju hitam berlari ke arah kerumuman sepeda motor untuk menyelamatkan diri. Sementara para pengendara sepeda motor yang kebanyakan remaja pria terus bersorak, dan bukan malah melerai. Tetapi tiba-tiba, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi dengan menarik gas motor kencang-kencang.

Belakangan diduga tiga remaja putri yang terlibat dalam perkelahian adalah pelajar SMP di wilayah Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mereka dikenali melalui komentar teman-temannya pada unggahan video di sebuah grup Facebook.

Ternyata peristiwa tersebut terjadi saat anggota Polsek Gampengrejo membubarkan aksi balapan sepeda motor secara liar di wilayah itu. Video perkelahian tiga remaja putri dengan judul Kekerasan di SLG Kediri yang viral di mendapatkan perhatian Kepolisian. (frd)