Lagi, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Amblesan Jalan Gubeng

23 Jan 2019 20:46 Kriminalitas

Polda Jatim kembali menetapkan tiga tersangka lagi kasus amblesan tanah di Jalan Raya Gubeng. Hingga saat ini total tersangkanya menjadi 6 orang.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dalam konferensi pers, Rabu, 23 Januari 2019 mengatakan ada penambahan tersangka baru dalam kasus ini. Tiga orang yang ditetapkan ini merupakan pimpinan perusahaan pelaksana proyek basement RS Siloam.

"Kemarin sudah saya sampaikan 3 tersangka. Ini ada 3 tersangka lagi. Jadi total jadi 6 orang," kata Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Rabu 23 Januari 2019.

Luki menambahkan 6 orang yang telah ditetapkan tersangka ini memiliki jabatan yang cukup penting di perusahaan pelaksana proyek pembangunan basement. Jabatannya mulai Project Manager sampai Direktur Utama PT NKE.

"Enam tersangka itu RW (Project Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya) dan LAH (Enginering SPV PT Saputra). Kemudian hari kita tetapkan tersangka atas nama BS (Dirut PT NKE), A (Site Manajer PT PT NKE) dan A juga sebagai Site Manager PT Saputra Karya," papar Luki.

Ditambahkan Luki, penetapan tersanga baru ini merupakan hasil pemeriksaan dan pengembangan. Ada 40 pekerja proyek basement RS Siloam yang telah diperiksa. Selain itu juga gelar perkara kasus di lokasi kejadin.

"Perkembangan kasus longsor jalan di Gubeng sesuai dengan kemarin saya sampaikan bahwa hasil perkembangan dari hasil penyidikan dan gelar perkara semalam," katanya.

Penyidik telah mengirimkan surat panggilan kepada para tersangka yang rencana akan datang pada pemeriksaan Senin pekan depan.  "Kami sudah mengirimkan surat panggilan tersangka hari Senin," kata Luki.

Para tersangka akan dikenakan pasal 192 ayat 1 juncto 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan. (ocn)

Reporter/Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini