Tersangka pelaku pemalsuan dokumen, Anton Suryono. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Sanksi Pemesan Dokumen Palsu Sama Beratnya dengan Pembuat

Kriminalitas 21 February 2020 20:45 WIB

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda  Jawa Timur, Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie memastikan seluruh pemesan dokumen palsu akan ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri itu mengatakan, seluruh pemesan bisa ditetapkan sebagai tersangka karena berusaha menggunakan dokumen palsu untuk mendapat keuntungan. Misalnya untuk bekerja, kemudian untuk kepentingan Pilkada Serentak dan pinjam kredit di bank.

“Kalau kami bisa menemukan (pemesan) tentu akan dijadikan tersangka karena ada pasalnya juga,” ungkap Pitra saat ditemui di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya, Jumat 21 Februari 2020.

Ia mengatakan, jeratan pasal yang dikenakan terhadap pemesan bisa sama seperti dengan pelaku Anton Sunaryono, yakni Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 93 dan 96 terkait administrasi kependudukan. Dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 10 tahun.

Apalagi, dari temuan yang didapat oleh aparat ada paspor asli dari Kantor Imigrasi yang dikeluarkan menggunakan dokumen palsu. Hal ini tentu bisa membahayakan karena bisa saja digunakan oleh orang yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) atau disalahgunakan untuk hal lain.

Karena hukumannya berat, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan dokumen palsu. Bagi yang sudah menggunakan diimbau agar segera berhenti dan menyerahkan surat palsu tersebut.

“Kalau nanti ketahuan akan kami beri tindakan kepolisian karena ada Undang-Undangnya dan sanksinya yang sangat berat,” katanya.

Tak hanya memburu pemesan saja, saat ini Polda Jatim juga tengah memburu oknum pembuat blangko palsu berhologram.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Jul 2020 15:15 WIB

Pelanggan Gasku di Batam Dapat Sembako dari PT Gagas Energi

Nasional

Sembako dibagikan di Batam.

08 Jul 2020 14:55 WIB

Lawan Covid-19, Kapolda Jatim Minta Bhabinkamtibmas Maksimal

Surabaya

Angka kasus di Surabaya Raya masih tinggi

08 Jul 2020 14:35 WIB

Menkeu Umumkan Moratorium Lulusan STAN Tahun Ini

Nasional

Moratorium lulusan STAN bersamaan dengan peniadaan lowongan CPNS.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...