Ilustrasi.
Ilustrasi.

Playboy Jadi Media Pertama yang Pergi dari Facebook

Ngopibareng.id Teknologi dan Inovasi 30 March 2018 16:03 WIB

Playboy, majalah untuk laki-laki dewasa, menangguhkan aktivitas mereka di Facebook menyusul kebocoran data puluhan juta pengguna di platform jejaring sosial itu.

"Berita terbaru tentang dugaan penyalahgunaan data pengguna Facebook menguatkan keputusan kami untuk menangguhkan aktivitas kami di platform tersebut kali ini," kata Playboy dalam keterangan, seperti dikutip dari AFP.

Grup hiburan dewasa ini menyatakan telah lama kesulitan saat berurusan dengan Facebook karena platform itu menerapkan panduan konten dan kebijakan yang ketat.

"Ada lebih dari 25 juta penggemar yang terjalin dengan Playboy melalui berbagai laman Facebook kami, dan kami ingin tidak mau terlibat dalam mengekspos mereka ke sejumlah praktik yang telah dilaporkan."

Dalam keterangan itu, Playboy menyatakan me-non-aktif-kan semua akun yang Facebook yang dikelola perusahaan.

"Playboy selalu mendukung kebebasan pribadi. Hari ini kami mengambil langkah lain dalam perjuangan yang masih berlangsung."

Facebook menghadapi protes besar-besaran dan seruan penyelidikan setelah data pribadi sekitar 50 juta pengguna diretas oleh perusahaan konsultasi yang terkait dengan kampanye Donald Trump pada 2016. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 19:09 WIB

Video 'Hancurkan Risma' Viral, Netizen Bela Risma di Twitter

Surabaya

Tagar #BelaBuRisma sempat trending di twitter Indonesia.

26 Nov 2020 02:27 WIB

Kisah Kecil tentang Ibrahim ibn Thahman, Catatan Ulil Abshar

Khazanah

Cenderung menolak sifat-sifat Tuhan yang bernada antropomorfis

24 Nov 2020 18:02 WIB

Pemilik Akun Sahab Aras Manik di Facebook Dijerat Pasal Berlapis

Kriminalitas

HHG, pemilik akun Sahab Aras Manik di Facebook djerat pasal berlapis.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...