PKK Pasuruan Gelar Sosialisasi Bahaya Kanker Serviks

16 Jul 2019 18:15 Ngopibareng Pasuruan

Kanker Payudara dan Serviks bagi perempuan di Kabupaten Pasuruan masih menjadi penyebab kematian tertinggi bagi wanita. Sangat berbahaya kalau tidak diketahui sedini mungkin.

Itulah satu poin penting yang dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf saat membuka Seminar Kesehatan, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa, 16 Juli 2019. 

Seminar ini bertemakan "Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Kanker Payudara dan Serviks untuk Mewujudkan Wanita Pasuruan yang Sehat dan Berdaya Saing" yang digagas Pokja IV PKK Kabupaten Pasuruan. 

Menurut Lulis, melalui seminar ini, peserta dapat memperoleh informasi tentang bagaimana mengenal gejala tanda-tanda kanker payudara dan serviks sedini mungkin, serta cara pencegahannya.

"Sehingga kalau sudah selesai mengikuti seminar ini, maka informasi yang didapatkan ini dapat disampaikan kepada kaum wanita lainnya," katanya.

Dijelaskannya, kanker termasuk salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Fakta menunjukkan jumlah kasus terus meningkat dari tahun ke tahun.

Di regional Asia Tenggara, kanker membunuh lebih dari 1,1 juta orang setiap tahun. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan tahun 2030, kanker akan menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Oleh karenanya, diperlukan peran serta semua pihak untuk meningkatkan kualitas kesehatan wanita di Kabupaten Pasuruan.

"Tidak hanya Pemerintah Daerah saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan yang ada harus aktif mendukung upaya-upaya pencegahan kanker serviks dan payudara. Kita kalau kompak dan bersatu, pasti akan berhasil," katanya. 

Lebih lanjut, istri Bupati Irsyad Yusuf itu menegaskan bahwa penyakit kanker serviks dan payudara memang sangat berbahaya. Namun semua itu dapat dicegah dengan melakukan pola hidup sehat.

“Bahkan yang sudah positif mengidap penyakit kanker serviks dapat juga dilakukan sejumlah pengobatan melalui konsultasi ke dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Tapi mending kita mencegah terlebih dahulu ya, sebagai upaya dari kita untuk mengantisipasi adanya tanda-tanda atau gejala yang mengarah ke kanker," kata dia.

Sementara itu, seminar kesehatan kali ini menghadirkan DR dr Desak Gede Agung Suprabawati yang menjadi narasumber dengan materi Ilmu seputar deteksi dini, update terapi dan mitos kanker payudara. Serta dr Ananto Sidohutomo yang memberikan materi Tips mudah menanggulangi kanker serviks. (sumber: www.pasuruankab.go.id)