Presiden Jokowi dan Muhaimin Iskandar.
Presiden Jokowi dan Muhaimin Iskandar.

PKB Yakini Muhaimin Mampu Perkuat Elektabilitas Jokowi

Ngopibareng.id Nasional 27 March 2018 07:39 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan meyakini sosok Muhaimin Iskandar, mampu memperkuat elektabilias Joko Widodo dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019. Karena Cak Imin memiliki basis massa sebanyak 11 juta pemilih.

"Cak Imin akan mendongkrak elektabilitas Jokowi, lalu saat ini hasil survei menunjukan posisi kami diurutan keempat." kata Daniel Johan.

Dia menjelaskan posisi PKB di urutan keempat itu menunjukkan basis massa partai tersebut yang diperkirakan berjumlah 11 juta pemilih sehingga akan berkorelasi positif bagi Jokowi di Pilpres 2019.

Selain itu, Daniel menilai Cak Imin bukan politisi baru namun lahir dari proses politik yang dinamis dan sudah melalui berbagai peristiwa sejak Orde Baru, Orde Reformasi serta saat ini orde konsolidasi demokrasi.

"Proses politik yang telah dijalani tersebut membuat kelebihan bagi Cak Imin. Dan saat ini seluruh kader PKB mendesak Cak Imin minimal menjadi Cawapres," ujarnya.

Daniel mengatakan kalau Jokowi menggandeng Cak Imin di Pilpres 2019, maka dipastikan basis suara Nahdlatul Ulama khususnya di Pulau Jawa aman yang merupakan lumbung suara partai tersebut.

Namun dia mengatakan, terkait kemungkinan PKB menarik dukungan apabila Jokowi tidak memilih Cak Imin dalam Pilpres 2019, PKB akan memutuskan keputusan politiknya dalam Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) yang dilakukan pada Juni 2018.

"Segala kemungkinan dibahas di Muspimnas bulan Juni mendatang," katanya.

Dalam Muspimnas menurut dia, juga akan dibahas mengenai kemungkinan terbentuknya poros ketiga yaitu kemungkinan Cak Imin mendampingi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan pilkada dan pilpres Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Meski demikian, wakil Sekjen PKB Jazilul Fawaid membantah posisi Muhaimin sebagai Wakil Ketua MPR RI bukan sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2019 dan bukan sebagai panggung politik.

Dia menilai jabatan tersebut sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan Muhaimin kepada rakyat.

"Kalau panggung politik, Cak Imin itu kan Ketua Umum PKB, Panglima Santri, Pembina Komunitas Vespa. Kalau posisi Wakil Ketua MPR bukan panggung bagi Cak Imin," katanya.

Karena itu dia menilai penunjukkan Cak Imin sebagai Wakil Ketua MPR lebih disebabkan kapasitas, kemampuan dan pengalamannya untuk penguatan Pancasila. (hrs/ant)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Nov 2020 16:15 WIB

4 Baliho Bergambar Rizieq Shihab di Pasuruan Dicopot

Jawa Timur

Total ada 14 reklame dan baliho yang diturunkan paksa oleh petugas gabungan

24 Nov 2020 15:59 WIB

Hindari Kerumunan, Coblosan di TPS Dibagi 5 Waktu

Rek, Ojok Angel Tuturane

Pembagian waktu untuk menghindari kerumunan saat coblosan di TPS.

24 Nov 2020 15:47 WIB

Viral, Video Detik-detik Mobil Pickup Masuk Jurang di Lumajang

Jawa Timur

Mobil masuk jurang setelah sopir tak mampu mengendalikan kemudinya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...