Presiden Jokowi dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam satu acara. (foto: mediaharapan)
Presiden Jokowi dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam satu acara. (foto: mediaharapan)

PKB Berharap Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres Jokowi

Ngopibareng.id Politik 15 March 2018 13:20 WIB

Juru bicara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaikhul Islam Ali mengatakan partainya berharap dan menginginkan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi calon wakil presiden mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019.

"Saat ini momentumnya sudah pas banget. Kami mau koalisi tidak hanya di Kabinet dan Senayan saja. Sudah saatnya kader terbaik kami yang juga Ketum PKB, Cak Imin bersanding sebagai Cawapres Jokowi," kata Syaikhul Islam Ali di Jakarta, Kamis.

Menurut Syaikhul, sekarang ini adalah momentum yang sangat tepat dimana hubungan koalisi dengan Jokowi naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Syaikhul menjelaskan pasangan Jokowi dan Cak Imin akan menjadi pasangan jaman sekarang yang ideal. Pengalaman dan elektabilitas Cak Imin akan menjadi unsur yang penting sebagai Cawapres Jokowi.

"Pasangan Jokowi dan Cak Imin akan menjadi pasangan pemimpin jaman `now`. Cak Imin berpengalaman cukup lama di Parlemen, bukan hanya sebagai anggota tapi juga sebagai pimpinan DPR RI. Beliau juga pernah jadi menteri. Dari segi elektabilitas, nama Cak Imin masuk top rangking semua lembaga survei, trendnya cenderung naik," kata Syaikhul.

Menurut Syaikhul, jalau dilihat dari segi representasi, Cak Imin bukan hanya mewakili partai berbasis Islam terbesar di Indonesia. Dia juga mewakili kalangan santri dan Islam pluralis. Apalagi Cak Imin terkenal sebagai pelopor Nusantara Mengaji.

Sementara menyangkut wacana poros baru yang melibatkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pilpres 2019, kata Syaikhu, sudah terbantahkan.

PKB menampik isu tersebut, bahkan PKB berniat mempererat hubungan dengan Presiden Joko Widodo dan partai-partai pendukungnya.

"Isu poros baru sudah usang. Kami dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai pengusung pak Jokowi pada Pilpres 2014 lalu malah ingin meningkatkan kemesraan dengan pak Jokowi, juga dengan koalisi kami saat ini" katanya.

Syaikhul yang juga Wakil Bendahara Umum DPP PKB itu mengungkapkan selama ini partainya tegak lurus dalam mendukung pemerintahan Joko Widodo, khususnya di dalam Kabinet dan parlemen.

"Dibawah komando Cak Imin, PKB tetap setia dan tak pernah mundur untuk mendukung pemerintahan Jokowi. Ketum kami selalu mengingatkan untuk bantu Pak Jokowi, terutama melalui kader-kader PKB yang duduk di Kabinet Kerja," katanya. (arr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Oct 2020 20:26 WIB

Gelar Pasukan, Garda Bangsa Siap Jemput Suara untuk MA

Pilkada

Mereka akan door to door memastikan warga pilih MA-Mujiaman

10 Oct 2020 07:03 WIB

Minum Disinfektan

Dahlan Iskan

Lalat memenangkan debat cawapres AS. Kok bisa?

01 Oct 2020 22:45 WIB

Fraksi PKB Minta PAPBD Surabaya Dihentikan Sebelum ada Audit BPK

Pemerintahan

Audit BPK harus diserahkan agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...