Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai acara apel kesiapan malam tahun baru. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Pilwali Surabaya 2020, Risma: Surabaya Jangan Pecah

Politik 01 January 2020 22:56 WIB

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, berharap tahun 2020 yang merupakan tahun pilkada, warga Surabaya tidak terpecah hanya karena beda pilihan. 

"Tahun 2020 ini tahun pilkada. Saya berharap warga Surabaya tetap menjaga silaturahmi satu sama lain. Jangan sampai ada perpecahan hanya karena beda pilihan. Tidak ada gunanya," kata Risma, usai apel pengamanan malam pergantian tahun kemarin.

Kota Surabaya satu dari 19 kota/kabupaten yang akan menggelar pilkada. Potensi konflik di kota terbesar kedua di Indonesia ini juga sangat besar. Karena Risma meminta kepada warga Surabaya untuk tetap menjaga silaturahmi, jangan sampai terpecah seperti pada pilkada Jakarta tahun 2017 lalu. 

Kata Risma, siapapun calon yang akan maju adalah orang-orang hebat yang siap mengabdi ke Kota Pahlawan. Dan siapapun yang terpilih, dialah putra terbaik untuk Kota Surabaya.

"Siapaun yang terpilih nanti, itulah yang terbaik untuk warga Kota Surabaya. Saya berharap, seusai pilwali nanti Kota Surabaya tetap damai, tenang, dan aman," katanya.

Lanjut Risma, siapapun pemimpinnya warga harus mendukung dan terus bekerja keras membangun Surabaya menjadi lebih baik lagi. Apalagi Surabaya juga akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U20 tahun 2021.

"Kita harus bekerja keras agar tidak jadi penonton di kota atau negara kita sendiri. Jangan sampai kalah dengan asing. Kita harus menang, harus jadi raja di kota sendiri," katanya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Apr 2020 19:50 WIB

Zona Merah, Surabaya Belum Tetapkan Status Darurat Kesehatan

Surabaya

M. Fikser beralasan, pihaknya harus menyelesaikan kajian-kajian dan analis.

06 Apr 2020 19:39 WIB

Putus Sebaran Covid-19, Ini Langkah-langkah Pencegahan dari AHCC

RS Adi Husada

AHCC beri langkah-langkah cegah virus Covid-19.

06 Apr 2020 19:36 WIB

Pemkot Malang Sudah Lakukan Rapid Test untuk 3 Ratus Orang

Jawa Timur

Sejumlah orang yang dirapid test tak ada indikasi positif corona

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.