Petugas PT. PGN tetap merespon laporan pelanggan di tengah pandemi virus corona. (Foto: PGN)

Petugas PGN Tetap Turun Lapangan, Respon Laporan Pelanggan

Ekonomi dan Bisnis 22 March 2020 18:16 WIB

Meski karyawan PT. PGN Surabaya mendapatkan instruksi Work From Home (WHF) gara-gara pandemi virus corona. Namun, bukan berarti layanan kepada konsumen harus berhenti. Apalagi menyangkut keamanan jargas di Kota Surabaya.

Seperti yang terjadi siang tadi, Command Center 112 milik Pemerintah Kota Surabaya menerima laporan warga di sekitar Jalan Pandegiling III/03, Surabaya. Warga melaporkan mencium bau gas dari dalam tanah. Warga pun mencoba memperbaiki secara mandiri dengan cara menggali tanah, kemudian mencari sumber bau gas yang mereka cium. Setelah menemukan sumbernya, kemudian warga mengikat sumber bau gas tersebut dengan dibebat karet bekas ban. Lalu disemen.

Meski mendapat laporan jika bau gas yang tercium oleh warga sudah ditangani secara mandiri oleh warga, PT. PGN tak tinggal diam. Mereka tetap turun ke lapangan untuk mencari sumber bau gas tersebut dan melakukan penanganan.

Namun sayangnya, karena merasa gangguan sudah bisa ditangani sendiri oleh warga, mereka enggan jika ada petugas PT. PGN akan kembali membongkar hasil perbaikan warga tersebut. Mendapat penolakan dari warga seperti itu, PT. PGN dengan sabar memberikan pengertian kepada warga lewat Ketua RT setempat.

Petugas PGN mengembalikan lokasi yang harus diperbaiki seperti semula Foto PGNPetugas PGN mengembalikan lokasi yang harus diperbaiki seperti semula. (Foto: PGN)

"Saya sampaikan bahwa karet ban mempunyai umur dan kemudian hari akan rapuh sehingga tetap membahayakan bagi warga sekitar. Apalagi kalau saat itu ada yang sedang merokok atau membawa barang yang bisa memicu api," kata Hamalsyah, Strategic Stakeholder Management PT. PGN, Minggu, 22 Maret 2020.

Setelah mendapatkan penjelasan seperti itu. Akhirnya warga bisa mengerti. Apalagi sesuai dengan prosedur yang berlaku di PT. PGN, setiap perbaikan akan dikembalikan seperti semula. Akhirnya, petugas PT. PGN dengan leluasa bisa melakukan perbaikan.

"Setelah dicek, ternyata pipa polyethylene (PE) terkena benda tajam," kata Hamal.

Petugas PT. PGN pun kemudian melakukan pemeliharan sesuai dengan standar keamanan dan menggunakan peralatan yang diharuskan. Perbaikan pun akhirnya tuntas. Warga pun bisa beraktivitas di area tadinya tercium bau gas dengan aman. Tanpa rasa was-was.

"Alhamduillah perbaikan selesai setelah warga diberikan pemahaman," pungkas Hamal.

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 May 2020 06:15 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Sabtu 30 Mei 2020

Pendidikan

Libur Lebaran, Belajar dari Rumah TVRI tetap menayangan acara edukasi.

30 May 2020 06:08 WIB

Perang Twitter

Dahlan Iskan

Donald Trump menabuh gendang perang baru, dengan twitter.

30 May 2020 06:00 WIB

Polisi Injak Leher George Floyd Didakwa 25 Tahun Penjara

Internasional

Polisi yang injak leher George Floyd ditangkap setelah didemo warga.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.