Seorang ibu tertidur dalam kendaraan yang ditilang polisi saat Operasi Zebra Jaya 2014 di kawasan Terminal Senen, Jakarta Pusat, Rabu 26 November 2014. Operasi Zebra itu tersebut didukung 2.800 personel Kepolisian Daerah Metro Jaya dan berlangsung 26 November sampai 9 Desember 2014 untuk menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. (Foto: Antara)
Seorang ibu tertidur dalam kendaraan yang ditilang polisi saat Operasi Zebra Jaya 2014 di kawasan Terminal Senen, Jakarta Pusat, Rabu 26 November 2014. Operasi Zebra itu tersebut didukung 2.800 personel Kepolisian Daerah Metro Jaya dan berlangsung 26 November sampai 9 Desember 2014 untuk menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. (Foto: Antara)

Petugas Gugur dalam Tugas Saat Kejar Pelanggar Lalu-lintas.

Ngopibareng.id Jawa Timur 04 April 2018 06:39 WIB

Anggota Opsnal Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Madiun Kota, Aipda Atok Wahudi tewas kecelakaan saat memburu pelanggar lalu lintas (lalin) di Nguntoronadi, Magetan, Jawa Timur, Selasa.

Salah seorang saksi mata, Khoirul Ihwan warga Nguntoronadi menuturkan dia melihat dua orang polisi lalu lintas berboncengan sepeda motor mengejar mobil Toyota Avanza warna hitam.

"Dua orang polisi dari arah barat berboncengan sepeda motor mengejar mobil Avanza hitam sambil berteriak-teriak `rampok-rampok` begitu. Sampai di sini, polisi mengalami kecelakaan," ujar Ihwan sambil menunjukkan lokasi kecalakaan yang menewaskan Atok Wahudi.

Melihat kejadian itu, lanjut Ihwan warga memberikan pertolongan, sedangkan dia melapor ke kantor polisi.

Menurut Ihwan, saat terjadi kecelakaan jarak antara mobil Avanza dengan kedua orang polisi yang berboncengan itu sekitar 200 meter.

"Jarak antara polisi yang mengejar dengan mobil Avanza kira-kira 200 meter. Ketika polisi itu terjatuh di sini, mobil terus melaju dengan kecepatan tinggi ke arah timur," kata Ihwan yang saat itu berjualan mie rebus.

Atas koordinasi antar-polisi, pengendara mobil Avanza yang identitasnya masih disembunyikan itu tertangkap di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan saat melaju di jalan.

Kapolsek Takeran AKP Susilo Budi S mengatakan, pihaknya menerima telepon dari Polres Madiun Kota untuk melakukan penghadangan terhadap mobil Avanza AE-1462-FL.

"Anggota Polsek Takeran yang saya pimpin melakukan pencarian ke desa-desa dan berhasil menghadang pelaku. Untuk mengamankan mobil dan pelaku kami amankan di Polsek Takeran. Namun, karena TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Madiun, maka kami tidak bisa menyampaikan kronologi kejadian maupun identitas pelaku," kata Susilo Budi mengelak saat ditanya identitas pengemudi Avanza.

Sementara itu menurut informasi, Atok Wahudi dan Bripka Johan Hari melakukan pengejaran terhadap pengemudi mobil Avanza yang berusaha mengindari razia yang digelar di wilayah Kota Madiun. Kedua polisi itu melakukan pengejaran hingga masuk wilayah Desa Kecamatan Nguntoronadi Magetan.(ant) 

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Nov 2020 23:30 WIB

Pukuli Warga, 4 Polisi Prancis Diseret ke Pengadilan

Internasional

Mereka memukul warga kulit hitam pada 21 November lalu.

28 Nov 2020 23:00 WIB

Amankan Pilkada, Seribu Polisi Surabaya Dites Covid

Surabaya

1.131 personel polisi diswab mulai hari ini.

28 Nov 2020 22:15 WIB

Pukuli Warga Kulit Hitam, Empat Polisi Prancis Ditangkap

Internasional

Polisi menghajar produser musik kulit hitam.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...