Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang KH Salahudin Wahid saat di Bintan, Kepulauan Riau. (Foto: tebuireng for ngopibareng.id)

Pesantren Tebuireng Cabang Bintan Diresmikan, Ini Kata Gus Sholah

Khazanah 03 September 2019 22:48 WIB

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang KH Salahudin Wahid (Gus Sholah) mengatakan, sejarah pesantren tertua di antaranya Pesantren Kebumen (Jawa Tengah) dan Sidogiri (Pasuruan, Jawa Timur). Hal itu sebagai bukti bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di negeri ini.

Gus Sholah mengungkapkan hal itu, saat meresmikan Pondok Pesantren Madani Bintan, Kepulauan Riau, Minggu 1 September 2019. Dengan peresmian ini, menjadi cabang ke-14 dari Pesantren Tebuireng, Jombang.

Gus Sholah dalam sambutannya mengajak masayarakat Bintan untuk dapat mempertahankan ajaran Islam Wasathiah yaitu ajaran Ahlussunnah Waljamaah.

"Hindari saling menyalahkan karena perbedaan, bahkan saling mengakfirkan antarsesama umat seagama. Mari kita perkokoh toleransi dalam kehidupan bersosial," ajak Gus Sholah.

Ia juga mengutip apa yang dikatakan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari bahwa santri ideal adalah yang mampu mengamalkan ilmu pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan bersyukur dengan dilaksanakannya peresmian tersebut.

"Kami mewakili masyarakat Bintan berharap santri-santri yang belajar di pesantren ini menjadi generasi kuat dalam mengahdapi tantangan zaman," kata Bupati dalam peresmian yang berlangsung di Aula Pesantren Madani Bintan.

Sementara itu Syuriah PCNU Bintan, Kiai Idham Khalid berharap dengan diresmikannya Pesantren Madani Bintan dapat menambah syiar Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah di Bumi Melayu.

Hadir dalam kegiatan ini pengurus Pesantren Tebuireng, perwakilan Pemerintah Provinsi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bintan, Wali Kota Tanjung Pinang, PCNU Bintan beserta banom, Kemenag, dan tokoh masyarakat.

Pesantren Madani berdiri di atas lahan dua hektar. Saat ini Pesantren Madani Bintan telah mempunyai masjid, aula yang diberi nama KH Hasyim Asy'ari; tiga asrama yagn salah satunya diberi nama KH Wahid Hasyim; dan gedung sekolah.

Sementara 13 cabang lain dari Pesantren Tebuireng di antaranya di Jakarta, Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu Riau, Maluku, Bengkulu, dan Sumatera Utara.

Hadirnya Pesantren Madani Bintan melengkapi pesantren di Bintan yang sebelumnya telah ada, di antaranya Mamba'us Sholihin Cabang ketujuh, Khadimul Ummah, Hidayatullah, Al Idris Bintan, Nahdhatul Wathan.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Jun 2020 10:10 WIB

Jamiā€™in, Mandor Bangunan Tampung Ribuan ODGJ Gratis di Jombang

Feature

Pria biayai ribuan ODGJ di Jombang dengan dana pribadi.

05 Jun 2020 21:54 WIB

Takut Covid, Terapi Tradisional Tabib Wang Lebih Diminati

Feature

Pasiennya meningkat dua kali lipat selama pandemi Covid-19

03 Jun 2020 19:45 WIB

23 ASN asal Jombang yang Dilantik di BKD Jatim Non-Reaktif

Jawa Timur

Para peserta pelantikan asal Jombang jalani rapid test

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...