Persebaya Vs Arema, Ini Pesan Risma pada Bonek

09 Apr 2019 13:53 Surabaya

Jelang kickoff laga final Piala Presiden 2019, antara Persebaya dan Arema FC, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun mengingatkan Bonek bahwa pertandingan itu pasti ada menang dan kalah. Sehingga, kata Risma Bonek harus siap menghadapi keduanya.

Risma meminta kepada Bonek untuk tak emosi apabila nantinya kalah. Dia pun berharap agar pertandingan nanti sore berjalan dengan aman dan kondusif.

"Katanya, kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunda, tapi saya ya berdoa supaya Persebaya menang,” kata Risma, Selasa 9 April 2019

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga menyadari bahwa selama ini Arema memang seakan-akan menjadi musuh bebuyutan bagi Bonek. Namun yang perlu diingat, kata dia perpecahan semacam itu haruslah diredam.
 
“Jadi ayo kita jaga sportivitas kita bahwa kita bersaudara.Tidak perlu dilanjut lagi permusahan itu karena tidak ada gunanya. Coba renungkan apa gunanya,” katanga.

Menuru Risma, sejak dirinya menjadi Wali Kota Surabaya tahun 2010 lalu, hingga saat ini, ia mengaku sudah berkali-kali menangani perselisihan Persebaya dengan Arema, yang memakan banyak korban.

Oleh karena itu, ia berharap pertandingan leg 1 Final Piala Presiden hari ini tidak ada lagi korban dan pertengkaran, terlebih dia sudah menyiapkan pertandingan itu dengan sebaik-baiknya.

“Sejak saya jadi Wali Kota Surabaya, beberapa kali korbannya. Apa  kita masih kurang? Satu itu besar sekali bagi keluarganya. Saya tidak mau besok ada korban dan pertengkaran karena saya mencoba menyiapkan yang terbaik untuk pertandingan hari ini,” kata dia.

Di samping itu, Risma juga mengajak Bonek untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang ada di GBT, karena yang membangun dan membenahi GBT itu bukan uang wali kota atau pun uang DPRD. Namun, uang yang dipakai adalah uang warga Kota Surabaya.

“Yang bangun ini uang kita semuanya, jadi kalau kita merusak fasilitas ini, berarti kita sama saja membuang uang kita, sayang sekali kan,” pungkasnya. (frd)

Penulis : Farid Rahman
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini