Rombak Tim, Pemain dan Pelatih Persebaya Terancam Dicopot

31 Jul 2019 18:30 Liga Indonesia

Persebaya Surabaya akan melakukan perombakan di putaran kedua Liga 1 2019 hal ini karena performa pemain yang kurang baik. 

Karena untuk merombak pemain managemen Persebaya akan membeli sejumlah pemain dalam bursa transfer ke dua yang akan berlangsung mulai pada 27 Agustus 2019 mendatang.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi menyebut pihaknya akan mulai berburu pemain, sekaligus ancang-ancang mencoret nama pemain yang kurang memberikan kontribusi pada putaran pertama.

Candra menambahkan, dalam tiga atau empat laga sisa putaran pertama, komposisi skuad Bajul Ijo kemungkinan besar akan berubah.

"Nanti kita lihat seperti apa, masih ada enam pertandingan putaran pertama. Mungkin tiga sampai empat pertandingan lagi baru ketahuan," kata Candra.

Dalam waktu dekat, manajemen Persebaya akan melakukan evaluasi sebelum mengadakan perombakan. Evaluasi pemain yang performanya bagus maupun yang kurang bagus, termasuk pertimbangan kriteria pemain yang akan direkrut. 

"Kita akan evaluasi dulu semuanya, mana yang masih bisa dipertanankan, dan mana yang tidak bisa di pertanankan," katanya.

Sementara terkait target pemain baru, Candra masih belum punya gambaran. Namun, sekilas ia mengatakan akan melihat pemain depan, karena selama ini lini depan kurang optimal dalam penyelesaian.

"Soal itu (target pemain baru) masih akan kita diskusikan lagi dengan tim pelatih, karena mereka yang paham dengan kebutuhan tim," ujar Candra.

Sebelumnya, Persebaya sudah menambah amunisinya dengan merekrut kembali striker David da Silva. Pemain yang pernah menjadi top skor dengan mencetak 20 gol pada Liga 1 2018 direkrut dari Pohang Steeler, Korea Selatan.

Selain pemain, Candra juga akan mengevaluasi staf pelatih. Karena ia melihat di lima pertandingan terakhir Persebaya tak mampu meraih kemenangan.

"Kami juga akan evaluasi pelatih, usai laga lawan Persipura nanti. Entah itu akan dipertahankan atau tidak. Ditunggu saja," kata Candra. (hrs)

Penulis : Haris Dwi
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini