Ketua Persakmi Jatim, Muhammad Yoto usai menghadiri acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah bagi Lulusan Fakultas Kesehatan Unusa, Kamis, 23 Agustus 2018. (Amanah/ngopibareng.id)

Persakmi Jatim: Sarjana Kesehatan Masyarakat Sangat Dibutuhkan

Jawa Timur 23 August 2018 17:24 WIB

Saat ini banyak klinik yang didirikan sejak adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemenuhan tenaga kesehatan di dalamnya tak hanya berkisar dokter, bidan maupun perawat, tetapi juga instrumen pelengkapnya, seperti tenaga kesehatan masyarakat dan analis.

Melihat hal itu, Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Jawa Timur, Muhammad Yoto mengatakan, jika para lulusan dari S1 Kesehatan Masyarakat sangat dibutuhkan.

"Untuk peluang penempatan lulusan S1 Kesehatan Masyarakat ini secara profesioanal masih sangat dibutuhkan. Karena, Kesehatan Masyarakat ini merupakan paradigma dari kesehatan, yang idealnya tenaga itu pula harusnya jadi leading untuk kesehatan," ujarnya usai menghadiri acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah bagi Lulusan Fakultas Kesehatan Unusa, Kamis, 23 Agustus 2018.

Yoto juga menuturkan, jika peluang lulusan S1 Kesehatan Masyarakat untuk bekerja sangat luas. "Menurut saya, bisa mulai dari ujung tombak di tengah-tengah masyarakat, maupun di institusi kesehatan atau yang biasa disebut dinas kesehatan," tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan jika sarjana Kesehatan masyarakat tak menutup kemungkinan bisa berpartisipasi dalam menghemat anggaran negara.

"Peran sarjana Kesahatan Masyarakat akhir-akhir kni sangat vital, apabila kita menengok 3-4 tahun ini dengan dana yang dikucurkan pemerintah melalui JKN dengan program BPJS. Apabila sarjana Kesehatan Masyarakat bekerja secara optimal dan diberikan peluang untuk berperan, maka mereka bisa berpartisipasi dalam menghemat anggran negara," jelasnya.

Oleh sebab itu, Yoto berharap agar pemerintah dapat memberikan kesempatan dan lebih memperhatikan para lulusan ini. (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Sep 2020 11:51 WIB

Perhatian, Tenaga Medis Sudah Lelah

Nasional

Tenaga medis sudah lelah karena terus bekerja menangani pasien covid.

15 Sep 2020 09:02 WIB

Buya Syafii Maarif pun Nyatakan Prihatin Gugurnya Tenaga Medis

Khazanah

Kirim surat keprihatinan kepada Presiden Joko Widodo

03 Sep 2020 14:48 WIB

Sebanyak 1,5 Juta Tenaga Medis Harus Divaksin Duluan

Nasional

1,5 juta nakes di garis depan harus divaksin duluan, kata Erick Thohir.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...