Gowes Religi di Kediri yang berlangsung untuk memperingati Hari Santri Nasional. (Istimewa)
Gowes Religi di Kediri yang berlangsung untuk memperingati Hari Santri Nasional. (Istimewa)

Peringati Hari Santri, Kediri Gelar Gowes Religi

Ngopibareng.id Gowes Bareng 29 October 2020 21:15 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Kediri diwarnai dengan beraneka macam kegiatan. Salah satu kegiatan yang menjadi pusat perhatian dan dinilai unik adalah Gowes Religi. Tidak seperti gowes pada umumnya. peserta Gowes Religi diwajibkan untuk memakai sarung dan songkok sebagai ikon santri.

Sambil bersepeda santai, mereka berziarah ke sejumlah makam para wali dan masayih. Di sana peserta memanjatkan doa bersama sama. Beberapa makam yang disinggahi di antaranya area makam Masjid Jamsaren, makam Syeh Wasil Setono Gedong, makam Lirboyo, makam Banjar Mlati, dan makam PP Muanah Sari.

Di area Masjid Setono Gedong, rombongan gowes disambut pemuda Pencak Silat Pagarnusa ala pedangpora. Berikut pengalungan bunga untuk jajaran pengurus NU. Rombongan berdoa di pendapa karena makam Mbah Wasil masih ditutup untuk ziarah karena Covid-19.

Gowes religi dimulai pukul 06.00 WIB diikuti oleh 50-an santri dan jajaran pengurus NU Cabang Kediri, jajaran Poresta Kediri, dan instansi terkait. Hadir juga Kaporesta Kediri, AKBP Miko Indrayana. Acara ini juga didukung oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Kediri.

"Pemkot dukung semua kegiatan HSN mulai Disbudparpora, Protokol dan Komunikasi Pimpinan, juga dari Kesra. Sesuai temanya, kami harap santri harus sehat, inovatif, dan punya daya saing," kata Ardi Handoko, Kabag. Kesra Pemkot Kediri.

Gowes religi dimulai pukul 06.00 WIB diikuti oleh 50-an santri dan jajaran pengurus NU Cabang Kediri, jajaran Poresta Kediri, dan instansi terkait. Hadir juga Kaporesta Kediri, AKBP Miko Indrayana. Acara ini juga didukung oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Kediri.

“Dengan bersepeda, kami sebagai santri harus sehat artinya untuk imunitas santri harus meningkat untuk melawan Covid-19,” kata Masruri, Wakil Sekretaris PCNU Kota Kediri.

Rute bersepeda dimulai dari Kantor NU (Jalam Sriwijaya) - Jalan Joyoboyo - Jalan Adisucipto - Jalan Hayam Wuruk - Jalan Dhoho - Jalan Monginsidi - Jalan Yos Sudarso - Jembatan Brawijaya - Jalan KDP Slamet - Jalan Wahid Hasyim - Jalan Bandar Lor - Jalan KH. Abdul Karim - Jalan Dr Saharjo - Jalan Semeru - Jalan Raung - Jalan GOR Joyoboyo - Jalan Kh. Hasyim Asy’ari - Jalan Agus Salim - Jalan Kh. Hasyim Asy’ari (PP. Salafiyah).

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Nov 2020 01:42 WIB

Para Sufi Mencari Tuhan, dari Rumi hingga Hamzah Fansuri

Khazanah

Tuhan itu dekat di hati setiap mukmin

28 Nov 2020 23:30 WIB

Umur 12 Tahun, Bocah Jenius Ini Sudah Jadi Mahasiswa

Human Interest

Caleb Anderson memiiki kemampuan unik sejak lahir.

28 Nov 2020 23:00 WIB

Amankan Pilkada, Seribu Polisi Surabaya Dites Covid

Surabaya

1.131 personel polisi diswab mulai hari ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...