Peringati Hari Literasi Dengan Mendogeng

11 Sep 2019 15:15 Pendidikan

Gelak tawa bergemuruh di salah satu ruang kelas Nation Star Academy (NSA) saat seorang pendongeng asal Surabaya, Harris Rizky memperlihatkan adegan semut menggigit gajah kepada 250 murid NSA dari mulai kelas 1 sampai kelas 5 Sekolah Dasar (SD). 

Suasana yang ramai dengan gelak tawa itu kembali tenang, saat Kak Harris, sapaan akrab Harris Rizky, kembali melanjutkan cerita dongeng tentang gajah dan semut.

Cerita itu kemudian di akhir sang Gajah yang meminta maaf atas kesalahannya kepada Semut. Kemudian, Kak Harris memberikan pertanyaan seputar dongeng tersebut pada murid-murid untuk mengingat lagi apa yang sudah didongengkan.

"Siapa tadi yang menjual bunga pada gajah," tanya Kak Harris pada murid-murid yang hadir.

"Aku...aku bisa jawab, semut yang menjual bunga pada gajah," jawab Allessia F, murid kelas tiga SD ini.

Saat ditanya makna cerita semut dan gajah, Harris menuturkan, cerita ini berkisah tentang gajah yang melakukan kekacauan merusak tanaman petani dengan bersinnya. Kemudian Gajah mau meninta maaf atas kesalahannya itu.

"Dari cerita ini, saya ingin mengajarkan anak-anak untuk tidak menyalahkan orang lain, dan berani meminta maaf kalau berbuat salah," ujar Harris ditemui di ruang kelas NSA.

Menurut Harris, kegiatan mendongeng seperti ini dapat melatih motorik anak agar bisa berkembang, melatih imajinasi sang anak, melatih daya serap otak anak antara otak kanan dan kiri.

Kak Harris saat berinteraksi dengan muridmurid NSA yang hadir Foto Pitangopibarengid
Kak Harris saat berinteraksi dengan murid-murid NSA yang hadir (Foto: Pita/ngopibareng.id)

"Dan tentunya menanamkan nilai kehidupan dengan cara menyenangkan dan disukai oleh anak," katanya.

Kepala Sekolah NSA, Kusuma Diah Puspita, mengungkapkan, acara dongeng ini digelar untuk memperingati hari literasi yang jatuh pada 8 September lalu. 

Lebih lanjut, Miss Pipit, panggilan akrabnya, mengatakan, acara literasi merupakan acara tahunan NSA. Kebetulan, tahun ini temanya mendongeng. Tema ini diambil agar mereka bisa mengekspresikan buku yang mereka baca. 

"Setiap hari sebelum memulai pelajaran, mereka selalu disempatkan untuk membaca buku cerita selama 15 menit. Setelah itu mereka bisa mengekspresikan isi dari apa yang mereka baca," kata Miss Pipit. 

Ini juga untuk melatih anak-anak bercerita. Pada saat kelas 6 nanti, kata Miss Pipit, mereka akan melaksanakan kegiatan literasi dengan menceritakan buku yang mereka baca kepada adik-adik yang duduk dibangku taman kanak-kanak.

Penulis : Pita Sari
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini