Demo buruh menyisakan sampah berserakan di Jakarta, Selasa, 1 Mei 2018 (Foto: poskotanews.com)
Demo buruh menyisakan sampah berserakan di Jakarta, Selasa, 1 Mei 2018 (Foto: poskotanews.com)

Peringati Hari Buruh Dengan Aksi Bersih-Bersih Sampah Pasar

Ngopibareng.id Nasional 01 May 2018 22:40 WIB

Demontrasi biasanya menyisakan setumpuk sampah yang berserakan. Kali ini lain dari pada yang lain. Aksi buruh dalam memperingati hari buruh Internasional dilakukan dengan bakti sosial membersihkan sampah di lingkungan pasar.

Aksi simpati ini dilakukan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

"Hari ini kita lakukan aksi sosial. Namun tidak melupakan keinginan kita agar pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan buruh di Sambas," ujar Ketua SPSI Sambas Suwandi di Sambas, Selasa, 1 Mei 2018.

Ia menambahkan selain bakti sosial pihaknya juga bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan cek kesehatan.

"Selain aksi sosial juga ada kegiatan cek kesehatan bersama BPJS Kesehatan. Kawan-kawan kita minta untuk memeriksakan kesehatan mereka," katanya.

Ia menjelaskan sangat penting buruh untuk sehat sehingga semua bisa bekerja dengan maksimal.

"Perhatian perusahaan dalam hal mendaftarkan pekerja mereka sebagai peserta jaminan kesehatan nasional juga menjadi isu penting. Perusahaan wajib mengikutsertakan dan kita akan kawal," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertran) Kabupaten Sambas, Zainal Abidin yang turut serta dalam bakti sosial tersebut meminta agar perusahaan terus memperhatikan jaminan kesehatan bagi para pekerjanya.

"Kita menegaskan kepada pihak perusahaan untuk selalu memperhatikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja karyawannya. Mereka harus mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan para pekerjanya," kata dia.

Tak hanya itu, terkait kesejahteraan buruh ia akan terus berupaya meningkatkan upah minimum bagi para pekerja di Kabupaten Sambas.

"Kita akui memang upah minimum Kabupaten Sambas masih cukup rendah yakni Rp2.275.000. Oleh karena itu kita akan terus mengupayakan agar tahun ke tahun standar ini bisa kita naikkan," tekadnya. (ant/wit)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 Feb 2021 18:38 WIB

5 Fakta Evakuasi Kapal Feri Terbalik di Sambas

Nasional

Evakuasi kapal berjalan dramatis.

05 Nov 2020 21:30 WIB

Ustadz Abdul Somad Raih Gelar Anugerah Imam Kesultanan Sambas

Nasional

Kesultanan Sambas masih keturunan Brunei Darussalam.

01 May 2020 17:25 WIB

May Day, Ini Beberapa Tuntutan Buruh pada Khofifah

Ekonomi dan Bisnis

Buruh desak pemprov keluarkan SE mewajibkan pengusaha beri THR

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...