Para narapidana Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang meninggalkan lokasi acara seusai menghadiri sosialisasi HIV/AIDS. (Foto: Theo/Ngopibareng.id)

Rangkaian Hari AIDS Sedunia, FKUB Lakukan Sosialisasi di Lapas

Pojok Unibraw 02 November 2019 19:46 WIB

Memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2019, mendatang. Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) menggelar rangkaian acara dengan memberikan sosialisasi kepada 30 penghuni Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, yang berusia sekitar 25 sampai 30 tahun.

Akbar Galang, Ketua Pelaksana Acara Sosialisasi HIV/AIDS mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk mengedukasi para narapidana terutama kasus narkoba mengenai bahaya HIV/AIDS.

"Apalagi penyebaran HIV/AIDS itu sangat bisa melalui jarum suntik, karena kan jarumnya itu dilakukan secara bergantian dan tidak diganti. Maka rentan sekali mereka tertular, mungkin dari temannya yang sebelumnya terjangkit," ujarnya pada Sabtu 2 November 2019.

Apalagi menurut Akbar, virus HIV dapat tertular melalui cairan tubuh, seperti darah. Selain mengunjungi lapas, pada Jumat 1 November 2019, ia bersama teman-temannya melakukan sosialisasi kepada anak SMA.

"Kami juga melakukan sosialisasi kepada adek-adek SMA, karena melihat gaya berpacaran sekarang yang tak lepas dari seks bebas," ujarnya.

Sementara itu, pemateri dalam acara sosialisasi HIV/AIDS, Dr. Rizal Pramudya mengatakan, dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan kepada penghuni lapas, mengenai cara-cara penularan HIV/AIDS.

 

"Virus HIV itu dapat tertular melalui cairan tubuh, seperti sperma dan darah, namun untuk air liur, pegangan tangan, ciuman, tidak dapat menularkan virus tersebut," ujarnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan Voluntary Counselling dan Testing (VCT), yaitu pemeriksaan atas kesadaran diri sendiri terkait virus HIV kepada 30 penghuni lapas.

"Kenapa kami lakukan VCT, karena virus HIV ini tidak bergejala, dan baru kelihatan 5 sampai 10 tahun kedepan. Maka alangkah lebih baiknya dilakukan pemeriksaan dini," terangnya.

Di sisi lain, Tim Dokter dari Lapas Kelas I Malang, Sri Wardani mengatakan, dari 30 penghuni lapas, dari hasil tes kesemuanya dinyatakan negatif terpapar virus HIV.

"Dari 30 napi dinyatakan non-reaktif atau negatif semua. Seluruh napi tersebut memang kebanyakan terpidana kasus narkoba," tutup perempuan dengan rambut sebahu tersebut.

Pada Minggu 3 November 2019, rangkaian peringatan Hari AIDS Sedunia juga akan dilakukan dalam momen Car Free Day (CFD) di Jalan Ijen, Kota Malang, untuk menepis stigma negatif kepada para pengidap AIDS. 

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 19:54 WIB

Kapolsek Kedungkandang Sosialisasi Protokol Covid Pakai Dokar

Jawa Timur

Kapolsek di Malang ini sosialisasi protokol kesehatan dengan cara unik.

23 Sep 2020 15:53 WIB

Tunggu Pelatihan, Kota Malang Belum Gunakan Ventilator Bantuan

Jawa Timur

Kota Malang dapat bantuan 9 unit alat ventilator dari USAID.

22 Sep 2020 12:25 WIB

Masuk Zona Merah, Polresta Malang akan Tutup Ijen dan Veteran

Jawa Timur

Jalan akan ditutup di akhir pekan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...