Peringatan Tsunami Pasca Gempa di Ternate Dinyatakan Berakhir

Timur Indonesia 08 July 2019 00:35 WIB

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate Kustoro Hariyatmoko mengatan peringatan tsunami pasca gempa berkekuatan 7,1 SR telah berakhir sekitar pukul 00.15, Senin, 8 Juli 2019.

"Berdasarkan pengamatan di enam titik menyebut tidak ada tanda-tanda adanya gelombang terjadi. Sesuai SOP dalam waktu 30 menit tidak ada tanda-tanda maka status peringatan tsunami sudah berakhir," katanya, dikutip Antara.

Pengumuman berakhirnya status peringatan status tsunami juga termuat dalam twitter BMKG bahwa peringatan tsunami akibat gempa M 7,0 di Ternate, Maluku Utara dinyatakan berakhir.

"#Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.0, tanggal: 07-Jul-19 22:08:42 WIB, dinyatakan telah berakhir#BMKG," tulis akun resmi BMKG, seperti dilihat ngopibareng.id pukul 00.15 WIB, Senin, 8 Juli 2019 dini hari.

Gempa magnitudo M 7,1 di Ternate, Maluku Utara dimutakhirkan menjadi magnitudo 7,0. BMKG menegaskan gempa yang mengguncang Ternate terjadi hanya satu kali.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono sebelumnya menjelaskan, gempa M 7,1 itu berjenis gempa tektonik. Rahmat menuturkan, BMKG mengeluarkan level waspada untuk kawasan Minahasa Selatan dan Minahasa Utara bagian Selatan. (wit)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Aug 2020 08:37 WIB

Gempa 5,2 SR Guncang Pesisir Selatan Sumatera Barat

Warta Bumi

Gempa dirasakan kuat di Padang.

01 Aug 2020 15:35 WIB

Udara Dingin Mbediding, Lansia di Malang Diimbau Lakukan Ini

Jawa Timur

Suhu udara mencapai 14 derajat Celsius pada Agustus 2020.

27 Jul 2020 18:30 WIB

Masuki Bediding, Perilaku Masyarakat Kota Malang Berubah

Jawa Timur

Suhu capai 14 derajat celsius.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...