Perkuat Jaringan Internet, Pemkot Tambah Jaringan Fiber Optik

19 Nov 2019 22:14 Surabaya

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperluas jaringan fiber optik. Setelah selesai memasang Surabaya bagian tengah, kali ini pemasangan dilakukan di bagian timur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, pemasangan fiber optik ini untuk memperkuat jaringan internet di Surabaya, sehingga seluruh wilayah di Surabaya menikmati jaringan internet yang kuat. 

"Di tengah kota sudah dipasang fiber optik. Sekarang di pinggir-pinggi mulai kita bangun," kata Fikser, Selasa 19 November 2019 di Balai Kota Surabaya.

Fikser menambahkan, setelah memasang fiber optic di wilayah tengah kota, pada tahun 2019 Pemkot melalui Diskominfo sudah memasang 80 kilometer jaringan fiber optik di kawasan Surabaya Timur.

"Tahun ini kita sudah bangun 80 km untuk Surabaya Timur," katanya.

Dengan pemasangan jaringan tersebut, Fikser berharap layanan internet di kantor-kantor pemerintahan bisa lebih stabil. Selain itu, penyewaan bandwith akan lebih hemat, karena penggunaannya sudah berkurang.

Bukan hanya internet, pemasangan jaringan fiber optik itu akan digunakan untuk koneksi CCTV yang memiliki fitur Face Recognition.

"Kalau fiber optik itu sudah terpasang, penggunaan bandwith juga akan berkurang. Fiber optik itu juga nanti tersambung dengan CCTV baru kami, yang sudah ada face recognitionnya," kata Fikser.

Fikser berharap, di akhir tahun 2020, pemasangan jaringan fiber optik ke seluruh pelosok Surabaya sudah selesai. Sehingga koneksi internet tidak ada kendala.

"Ini artinya, kalau itu sudah terpasang semua, jaringan internet dan CCTV di Surabaya tidak akan putus-putus ataupun lemot," katanya.

Selain untuk fasilitas internet bagi masyarakat umum, pemasangan fiber optik juga diperuntukan bagi kantor pemerintah kota, ruang publik, dan juga Broadband Learning Center (BLC). BLC merupakan sarana pembelajaran komputer dan internet gratis bagi warga Kota Surabaya, khususnya di wilayah yang masyarakatnya menengah ke bawah. 

"Sekarang kita sudah punya 52 titik. Insyaallah tahun ini akan ada penambahan BLC di Sememi, Rusun Tambak Wedi dan Rusun Keputih. Kalau yang di rusun-rusun itu supaya anak-anak yang tinggal di rusun bisa belajar komputer dan teknologi,” katanya.

Penulis : Alief Sambogo
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini