Kondisi Suriah. (Foto: reuters)

Perang Suriah Akan Terus Berlanjut?

Internasional 16 April 2018 16:20 WIB

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan, perang Suriah akan terus berlanjut. Negara-negara barat yang menjadi sekutu Amerika Serikat ini akan terus melancarkan serangan atas Pemerintah Suriah.

Namun serangan ini akan dibatasi oleh fasilitas-fasilitas senjata kimia negara itu saja. Karena sampai saat ini pemerintah setempat diduga masih menggunakan senjata kimia.

Inggris dan Prancis turut serta dalam serangan rudal yang dipimpin Amerika Serikat (AS), yang diluncurkan sepekan setelah serangan di Kota Douma. Kota itu sebelumnya telah berhasil diserah oleh pemerintah Bashar al-Assad. Warga sipil diduga diserang dengan klorin dan sarin menurut negara-negara Barat itu.

Meski menyebut intervensi mereka sukses, Menteri Luar Negeri Inggris mengatakan saat ini tidak ada rencana untuk melancarkan serangan lebih lanjut.

"Saya takut jika kami membatasi penggunaan senjata kimia, maka tentu saja sisa perang Suriah harus berjalan sebagaimana mestinya," ujar Johnson kepada televisi BBC, Senin 16 April 2018, waktu setempat.

Pesawat tempur Inggris ambil bagian dalam serangan yang menghancurkan situs yang dicurigai menjadi tempat pengembangan dan fasilitas penyimpanan senjata kimia.

Sebagian besar dari 350.000 lebih warga sipil tewas akibat senjata konvensional dibandingkan dengan senjata kimia. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Aug 2020 10:30 WIB

Jumlah Pasien Covid di AS 5.119.711, Meninggal 163.651 Orang

Internasional

Presiden Trump salahkan China dan WHO.

13 Aug 2020 02:30 WIB

Covid-19 Meningkat, Yordania Tutup Perbatasan dengan Suriah

Internasional

Kasus Covis-19 baru meningkat di dua hari terakhir.

12 Aug 2020 18:00 WIB

130.718 Kasus Covid-19, Jawa Timur Catat Total 26.220

Reportase

Terdapat 303 kasus baru dari Jawa Timur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...