Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti  selalu bersyukur. (Foto: md.or.id)
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti selalu bersyukur. (Foto: md.or.id)

Peran Ormas Keagamaan Tak Hanya Berdoa, Ini Fakta Muhammadiyah

Ngopibareng.id Khazanah 12 January 2021 10:41 WIB

Muhammadiyah sebagai salah satu ormas keagamaan didirikan oleh Kiai Ahmad Dahlan dengan tujuan solutif meringankan penderitaan manusia. Tujuan itu muncul sebagai kesadaran amaliyah dari perintah Alquran dan hadis Nabi.

Di dalam masa sulit pandemi, karakter amaliyah Muhammadiyah tidak kunjung berhenti. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti bersyukur dengan semangat amal warga Persyarikatan yang tetap menunjukkan ciri orang bertakwa, yaitu terus berinfak di saat lapang maupun sempit.

“Satu hal yang menggemberikan kita, warga Persyarikatan punya kepedulian yang sangat tinggi,” ucapnya dalam Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban, Selasa 12 Januari 2021.

Abdul Mu’ti menyitir kesigapan respon PP Muhammadiyah menyediakan 8 rumah sakit dan membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 (MCCC) saat hari pertama kasus Covid di Indonesia ditemukan.

Hampir 10 bulan menangani pandemi, kini Muhammadiyah menyediakan 87 rumah sakit dan menghabiskan lebih dari 300 miliar rupiah untuk membantu sedikitnya 28 juta masyarakat Indonesia yang terdampak.

Karena komitmen nyata melawan pandemi, Muhammadiyah menurut Abdul Mu’ti mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Baznas khusus untuk transparansi dan pertumbuhan pesat Lazismu.

Selama pandemi, Muhammadiyah menurutnya juga tidak berhenti membangun berbagai macam pusat-pusat keunggulan strategis seperti sekolah, rumah sakit, perguruan tinggi, maupun masjid.

“Inilah catatan yang semua pihak harusnya menyadari bahwa peran serta organisasi keagamaan dalam kaitannya dengan penanganan Covid dan berbagai masalah negeri tidak hanya sebatas berdoa, tidak hanya sebatas hal-hal yang sifatnya spiritual, tapi juga sudah melakukan langkah-langkah nyata berbagai layanan kesehatan, layanan sosial, bahkan layanan dalam bidang ekonomi,” tutur Abdul Mu'ti.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Mar 2021 20:00 WIB

Virus B117 Masuk Indonesia, Prokes Kereta Api Tak Berubah

Jawa Timur

Kuota penumpang kereta kini sedikitnya 70 persen dari kapasitas.

05 Mar 2021 19:45 WIB

Vaksin AstraZeneca dari Covax Facility Segera Tiba di Indonesia

Nasional

Vaksin ini akan tiba di Indonesia secara bertahap.

05 Mar 2021 19:30 WIB

KLB Demokrat Pilih Ketua Umum Baru, AHY: Itu Bodong dan Abal-abal

Politik

AHY menyebut KLB Partai Demokrat di Deli Serdang inkonstitusional.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...