Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mendukung penyandang difabel Yuyun memperkenalkan masker hasil karyanya. (Foto: Istimewa)
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mendukung penyandang difabel Yuyun memperkenalkan masker hasil karyanya. (Foto: Istimewa)
Waspada corona

Penyandang Difabel Buat Masker Ramah Bagi Tunarungu dan Wicara

Ngopibareng.id Jawa Timur 05 May 2020 07:10 WIB

Seorang perempuan penyandang difabel atau disabilitas bernama Yuyun, membuat masker yang didedikasikan untuk tunarungu dan tunawicara. Wanita asal Kediri, Jawa Timur itu, membuat masker dari bahan transparan.

Selama pandemi corona, warga diimbau untuk memakai masker selama beraktivitas di dalam dan di luar rumah. Seperti kita ketahui, masker kain yang beredar di pasaran bentuknya menutup rapat area mulut.

Tentu hal ini menyulitkan bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik, terutama bagi para tunarungu dan tunawicara. Jika mulutnya tertutup rapat dengan masker, mereka tidak bisa melihat mimik gerak mulut lawan bicaranya. Oleh karena itu, Yuyun membuat masker transparan.

"Kami kesulitan ketika pakai masker kain. Susah berkomunikasi. Harapannya, pakai masker transparan bisa memudahkan saat ngobrol, yang disampaikan oleh seseorang saat berkomunikasi dapat dipahami seutuhnya," tutur Yuyun.

Teknis pembuatanya, kata Yuyun, sama seperti pembuatan masker kain biasa. Ia kemudian melubangi bagian tengah kain dan ditutup kembali dengan mika transparan. Di bagian atas dan bawah juga dibuat sudut sehingga memudahkan untuk bernapas.

Yuyun juga membuat beberapa desain masker lainnya dengan merek dagang Abidah Collection.

“Ternyata responnya bagus. Bukan hanya teman-teman saja yang pesan, tapi dari luar kota juga banyak yang pesan,” tambah Yuyun.

Sejauh ini, ia sudah mengerjakan sebanyak 1.700 lembar masker dan terjual habis. Kini, ia tengah mengerjakan pesanan masker sebanyak 2.400 lembar. Untuk harganya, Yuyun mematok Rp 7.500-Rp 15.000.

"Harga itu tergantung desainnya," imbuh Yuyun.

Kreasi masker transparan ini diperkenalkan oleh Yuyun ketika bertemu Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar pada saat pembagian sembako oleh Si Jamal untuk para difabel, pada Jumat 1 Mei 2020.

Yuyun kemudian memberikan masker tersebut dan langsung dikenakan oleh walikota yang akrab disapa Mas Abu itu. Masker tersebut juga dipromosikan secara gratis oleh sang walikota di akun media sosial.

Seperti diketahui Untuk mencegah penyebaran virus corona, warga Kota Kediri diimbau untuk mengenakan masker kain. Bahkan, ada beberapa tempat sudah menjadi area wajib pakai masker.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 04:25 WIB

Bandara Jenderal Besar Soedirman Beroperasi 22 April

Nasional

Bandara Jenderal Besar Soedirman di Wirasaba, Purbalingga.

28 Feb 2021 04:05 WIB

Tambah Empat Stasiun Kereta Api Penyedia Tes GeNose Covid-19

Nasional

Hasil tes GeNose berlaku 3x24 jam.

28 Feb 2021 00:10 WIB

BPBD Beberkan Penyebab Longsor di Payung Kota Batu

Bencana

Kendaraan berat tak boleh lewat selama masa perbaikan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...