drg Prima Nerito.,Sp.KGA saat ditemui usai mengisi talkshow. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Pentingnya Membersihkan Mulut Bayi untuk Cegah Bau Mulut

Kesehatan 16 August 2019 13:17 WIB

Bayi yang hanya mengkonsumsi ASI dapat mengalami bau mulut? Ya, tentu saja bisa. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis gigi anak RSIA Kendangsari MERR yaitu, drg Prima Nerito.,Sp.KGA dalam talkshow yang bertema 'Pentingnya Menjaga Kesehatan Calon Bunda, Bunda dan Buah Hati', yang berlangsung di Grand City Mall and Convention Hall Surabaya.

"Bau mulut pada bayi umumnya sama seperti bau mulut pada orang dewasa. Sayangnya banyak orangtua tak sadar. Hal seperti itu dan dianggap biasa," ujar dokter spesialis gigi anak ini.

Bau mulut pada bayi dapat dicegah dengan membersihkan area mulut bayi menggunakan kasa. "Saat bayi baru lahir, penting sekali membersihkan mulutnya dengan kasa. Caranya, kasa dibalut di jari orangtuanya, lalu bersihkan mulai dari gusi, lidah sampai ujung lidah," jelas Prima Nerito.

Kata Prima banyak di antara orangtua biasanya berpikir, 'anak saya kan hanya minum ASI jadi tidak ada sisa makanan yang tertinggal di mulut', sehingga dapat menyebabkan bau mulut'.

Padahal, kata Prima Nerito, ASI itu mengandung lemak dan lemaknya bisa menempel dan menyangkut di lidah. Bila ini tidak rajin dibersihkan tentunya akan menyebabkan bau mulut pada bayi. 

"Membersihkan mulut bayi dengan kasa harus dilakukan rutin dengan frekuensi sehari dua kali, pagi, dan malam. Tidak ada arah khusus yang harus dilakukan dalam membersihkan mulut bayi dengan kasa. Yang penting seluruh bagian mulutnya bersih dari ASI," ujarnya.

Prima Nerito pun menyarankan, orangtua agar memperhatikan kebersihan mulut anaknya sejak lahir. Karena mulut yang bersih saat tumbuh gigi, nantinya giginya juga akan tumbuh sehat. 

"Orangtua wajib membersihkan dan mendampingi anak saat akan membersihkan gigi sampai usianya enam tahun. Sebab usia tersebut motorik anak sudah bisa berkembang baik dan benar," terangnya. 

Saat anak mulai tumbuh gigi jangan lupa juga lakukan pemeriksaan gigi secara rutin selama enam bulan sekali pada dokter gigi. 

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...