Butet Kertarejasa bersama Teater Gandrik dalam lakon Paras Pensiunan. (Foto dok)
Ciputra Hall 6-7 Desember

Pentas Gandrik Kali Ini Keren, Kata Arsitek yang Sudah Nonton

Seni dan Budaya 27 October 2019 09:06 WIB

Teater Gandrik pimpinan Butet Kertaredjasa akan main di Surabaya. Kelompok teater asal Jogjakarta ini manggung dua hari di Ciputra Hall, 6-7 Desember 2019.

"Pentas Gandrik kali ini keren. Saya sudah nonton di Jogja. Ini terkeren setelah Pak Heru Kesawamurti meninggal," kata arsitek Novi Kristinawati.

Yang dimaksud Heru Kesawamurti adalah sutradara dan penulis naskah berbagai pementasan Gandrik. Ia juga penulis repertoar Pensiunan yang ditulis ulang untuk pentas kali ini.

Naskah skenario lama itu ditulis ulang oleh Agoes Noor dengan judul Para Pensiunan. "Kecurigaan saya ada Den Baguse Ngarso ikut memberi warna pembuatan skenario kali ini," kata Novi, pembuat panggung bambu di Jazz Gunung dan Jazz Ijen ini.

 

Den Baguse Ngarso adalah karakter yang sangat terkenal di Jogjakarta. Ia adalah Susilo yang menjado salah satu aktor utama dalam pentas Para Pensiunan kali ini.

Repertoar Para Pensiunan yang musiknya digarap Musisi Djaduk Ferianto ini sudah dipentaskan di Jakarta dan Jogja. Di kedua kota itu, gedung tempat mereka manggung selalu penuh penonton setiap hari.

Di Jakarta, Teater Gandrik untuk kali pertama manggung di Artpreneur Ciputra World. Inilah gedung pertunjukan kesenian modern yang terbaik. Sedangkan di Jogja di Taman Budaya Jogjakarta.

Di Surabaya lakon Para Pensiunan Teater Gandrik akan menyapa penonton atas kerjasama ngopibareng.id dan Ciputra Hall. Ciputra Hall merupakan gedung pertunjukan terbaik di kota Pahlawan. Lokasinya di kawasan Citraland Surabaya.

Sebagai kelompok teater, Gandrik salah satu yang tetap eksis sampai sekarang. Seperti Teater Koma yang juga masih berpoduksi hingga sekarang. Inilah salah satu dari sedikit kelompok teater yang awet disukai publik.

Dalam setiap pemantasannya, Teater Gandrik selalu menyajikan kritik-kritik sosial yang menghibur. Selalu mengajak penonton untuk mentertawai diri sendiri dalam konteks kekinian.

Dengan para aktor kawakan, setiap pementasanya selalu mengajak penontonnya merenung sekaligus ger-geran. Tidak hanya cocok untuk tontonan kaum tua, tapi juga generasi milenial yang apresiatif.

"Ke depan, setiap repertoar Gandrik akan kami paketkan untuk manggung tiga kota. Jakarta, Jogjakarta dan Surabaya," kata Butet Kertarejasa.

Mau nonton? Tunggu pengumuman berikutnya untuk pemesanan tiketnya.

Penulis : Arif Afandi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 07:50 WIB

The Show Must Go Down

Arif Afandi

Mebandingkan kampanye pencegahan Covid di Yogyakarta dan Surabaya.

05 May 2020 20:46 WIB

Didi Kempot, Glenn Fredly, dan Djaduk; Kisah Tiga Musisi Legend

In Memoriam

Dalam waktu singkat kita kehilangan tiga musisi legend.

05 May 2020 10:38 WIB

Didi Kempot, Titip Salamku ke Djaduk ya!

Arif Afandi

Kematian mendadak Didi Kempot mengejutkan jagat seniman.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...