Warga bergerombol di depan rumah pensiunn guru yang ditemukan meninggal di Probolinggo. (Foto: Ikhsan Mahmudi/Ngopibareng.id)
Warga bergerombol di depan rumah pensiunn guru yang ditemukan meninggal di Probolinggo. (Foto: Ikhsan Mahmudi/Ngopibareng.id)

Pensiunan Guru Ditemukan Tinggal Kerangka

Ngopibareng.id Jawa Timur 21 November 2020 20:47 WIB

Winarsih, 60 tahun, pensiunan guru SD negeri ditemukan meninggal di rumahnya, Jalan Taman Indah, Perum Sumbertaman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Sabtu, 21 November 2020. Polsek Wonoasih memperkirakan, lansia tersebut sudah meninggal dunia sekitar lima bulan silam.

Saat ditemukan, posisi perempuan yang tinggal sendirian di rumahnya itu dalam posisi duduk di kursi di ruang tamu. Saat ditemukan jenazah sudah menjadi kerangka.

Penemuan jasad korban diketahui setelah ada kerabatnya dari Kediri datang ke rumah di RT1/RW 8, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo itu, Sabtu.

Kerabat dari Kediri itu tidak bisa menghubungi nomor telepon korban. Suasana rumah kelihatan sepi, ketika pintu diketuk tidak ada jawaban dari dalam.

Akhirnya kerabat korban meminta tolong warga sekitar untuk membuka paksa pintu rumah Bu Winarsih,” kata Ketua RT 1, Tjuk Basuki.

Disaksikan kerabat korban, warga bersama dan Ketua RT membua paksa pintu rumah. Akhirnya didapati, penghuni rumah sudah meninggal dunia dengan tubuh tinggal kerangka.

Informasinya, korban memang hidup sendirian di rumah tersebut. Setelah pensiun dari guru SD, ia mengalami gangguan mental. Suaminya, Totok Budiman, juga diusir dari rumah itu sehingga ia memilih pulang ke Malang.

Tjuk menambahkan, kerabat dari Kediri mengaku sudah lama tidak bertemu dengan korban. Yakni sejak pandemi Covid-19. “Karena itu kemudian kerabatnya menyempatkan mengunjungi korban Sabtu pagi tadi,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini mengatakan, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar lima bulan silam. “Begitu mendapat laporan dari warga kami langsung meluncur ke lokasi. Ternyata jasad korban sudah mengering,” katanya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo untuk diautopsi. Polisi juga membawa sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan gelas dan handphone.

“Memang belum ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Yang jelas kami masih menyelidiki kasus ini,” kata kapolsek.

Meski sudah meninggal selama berbulan-bulan, tidak ada warga sekitar yang curiga. Padahal rumah korban terletak di jalan utama (Jalan Taman Indah) atau jalan utama memasuki Perum Sumbertaman Indah.

Sehingga setiap hari kawasan itu selalu ramai orang keluar-masuk komplek perumahan di belahan tenggara Kota Probolinggo itu.

Penulis : Ikhsan Mahmudi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Dec 2020 23:49 WIB

Surat Ajakan Pilih Er-Ji, Dewan: Risma Sangat Culas

Pilkada

Surat tersebut dianggap sebagai kepanikan Risma.

01 Dec 2020 23:30 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Edhy Prabowo ke Ngabalin

Korupsi

KPK menjelaskan posisi Ngabalin dalam kasus Edhy Prabowo.

01 Dec 2020 23:15 WIB

Soal Dobel Data, Ganjar Sudah Telpon Menkes dan Satgas

Nusantara

Ganjar minta satgas dan menkes segera perbaiki dobel data covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...