Penjual Perlengkapan Natal Alami Penurunan Pembeli

14 Dec 2019 14:38 Hiburan

Penjualan aksesoris Natal mengalami penurunan pembeli, hal itu dirasakan oleh salah satu toko yang menyediakan perlengkapan natal yaitu Visi Christian Store, di Jalan Terusan Dieng, Sukun, Kota Malang.

Salah satu staf pemasaran Visi Christian Store, Alvina Dwi mengungkapkan bahwa penjualan aksesoris Natal di tokonya mengalami penurunan pembeli di banding tahun lalu, yaitu sekitar 20 persen.

"Seharusnya mulai November lalu sudah mulai ramai, tapi sampai saat ini (Desember) sepi," ujarnya pada Sabtu 14 Desember 2019.

Namun, ia mengatakan beberapa produk seperti tatakan lilin, pita, tempat lilin dan lilin kecil untuk malam kudus masih banyak diminati. Sedangkan untuk penjualan pohon natal sendiri Alvina menuturkan mengalami penurunan.

"Soalnya pohon Natal dan aksesoris lain seperti bola-bola natal,  kan tahan lama. Jadi bisa disimpan terus dipakai bertahun-tahun," terangnya.

Penurunan peminat ini, lanjut Alvina, dikarenakan banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan perlengkapan natal pada tahun sebelumnya. Sehingga uang bisa dialokasikan untuk agenda berlibur bersama keluarga.

Sementara itu, Dyah Theresia, warga di sekitar Jalan Pisang Candi, mengungkapkan di toko tersebut dia hanya membeli lilin kecil dan tempat lilin. Sedangkan, beberapa aksesoris Natal lainnya ia beli via online.

"Saya soalnya juga harus urusi anak, jadi kalau ditambahi dengan beli ini itu ya saya nggak bisa - bisa nanti. Ya mending beli aja pakai toko online. Ongkirnya mahal dikit tapi kan enak. Barangnya juga unik-unik untuk hias pohon natal," ujar perempuan berusia 41 tahun tersebut.

Dyah juga mengungkapkan bahwa ia tidak membeli pohon natal untuk tahun ini, karena tahun lalu kondisinya masih bagus.

Di Visi Christian Store sendiri ada berbagai pohon natal yang dijual mulai dari  pohon setinggi 2 kaki dijual dengan harga Rp120 ribu sampai pohon setinggi 7 sampai 8 kaki yang dibanderol dengan harga Rp3 juta hingga Rp4 juta.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini