Pengumuman dan Pelantikan Menteri, Makna Hari Rabu Hitungan Jawa

23 Oct 2019 09:30 Nasional

Presiden Jokowi telah mengumumkan para menteri, hari ini, Rabu 23 Oktober 2019. Ada apa dengan Rabu? Pemilihan hari Rabu, dinilai bukan kebetulan. Jokowi, sering mengambil keputusan atau mengambil momen pada hari Rabu.

Tiga dari empat perombakan kabinet (reshuffle), dilakukannya pada hari Rabu. Menurut penanggalan Jawa, tepatnya pada Rabu Pon.

Reshuffle pertama dilakukan Rabu, 12 Agustus 2015. Saat itu, ada lima menteri dan satu jabatan Sekretaris Negara yang digeser dan diganti. Sofyan Djalil yang saat itu menjabat sebagai Menko Perekonomian, digantikan oleh Darmin Nasution.

Perombakan kedua terjadi Rabu, 27 Juli 2016. Dalam reshuffle kali ini, ada 11 menteri yang dicopot dan digeser. Yang paling diingat adalah kehadiran Sri Mulyani yang menjabat Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Dan, Arcandra Tahar menjabat Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said. Belakangan, Arcandra kemudian diganti oleh Ignasius Jonan karena kasus kewarganegaraan ganda.

Pergantian tersebut juga dilakukan pada 14 Oktober 2016, bertepatan dengan Rabu Pon. Kemudian, reshuffle ketiga juga dilakukan pada hari Rabu, 17 Januari 2018. Hanya pada Reshuffle IV, saat Agus Gumiwang Kartasasmita menggantikan Idrus Marham sebagai Menteri Sosial dilakukan pada Jumat, 24 Agustus 2018.

Idrus mengundurkan diri karena tersangkut skandal korupsi. Jadi, bukan kemauan Jokowi mengubah komposisi kabinetnya.

Jokowi Lahir di Hari Rabu

Kebiasaan Jokowi memilih hari Rabu Pon tersebut tak mengagetkan, jika mengetahui hari kelahiran Jokowi pada 21 Juni 1961, atau pada pasaran Jawa adalah Rabu Pon.

Merujuk kitab primbon, orang yang lahir pada weton Rabu Pon penuh keberuntungan, sangat berhati-hati mengambil keputusan, dan memiliki keterampilan sosial tinggi.

Weton merupakan penghitungan tanggal lahir berdasarkan 7 hari kalender Islam dan 5 hari pasaran Jawa. Weton lazim digunakan untuk menggambarkan karakter atau nasib seseorang.

Berdasarkan penanggalan Jawa, Jokowi lahir dengan Neptu masing-masing 7. Kalau dijumlahkan, 14. Neptu merupakan besaran angka atau nilai hari dan pasaran menurut penanggalan Jawa, untuk menentukan hari pelaksanaan hajat dan perhitungan baik atau buruknya.

Dalam penanggalan Jawa, Rabu, 23 Oktober 2019 jatuh pada Rabu Legi dengan Wuku Prangbakat. Selain itu, menurut anggapan budaya Jawa, Rabu juga dikenal sebagai hari baik.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini