Komisioner Divisi Logistik KPU Jatim divisi logistik Dewita Hayu Sinta, dan Ketua KPU Jatim Eko Sasmito. (Foto: frd/ngopibareng.id)

Pengiriman Surat Suara Pilgub Jatim untuk Kepulauan Ditunda

20 Jun 2018 00:25

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Faktor cuaca nampaknya membuat pengiriman logistik untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan tujuan Kepualauan Masalembu di Kabupaten Sumenep dan Pulau Bawean di Gresik harus ditunda. Penundaan ini karena pihak kapal laut pengiriman menerima laporan dari BMKG jika kondisi ombak laut lebih dari tiga meter.

Jika berdasarkan, jadwal, kapal tujuan Masalembu akan diberangkatkan pada pukul 14.00 siang ini, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, dan kapal tujuan Bawean diberangkatkan dari Gresik. Namun, rencana itu harus ditunda.

Padahal, pengiriman ke Maselembu ini, KPU menyiapkan 18.059 surat suara, 130 bilik, dan 70 kotak suara. Kepala Divisi Umum, Keuangan, dan Logistik KPU Jatim, Dewinta Hayu Shinta mengatakan jika saat ini masih menunggu kondisi cuaca membaik.

"Kita masih nunggu dulu sampe kondisi membaik. Untuk tujuan Bawean itu ada jadwal keberangkatan kapal pada hari Jumat. Jika masih dalam kondisi buruk kita akan lakukan langkah antisipasi," katanya saat ditemui di Kantor KPU Jatim, Jl. Tenggilis, Surabaya, Selasa, 19 Mei 2018.

Ia menagatakan jika pemberangkatan dengan tujuan itu menjadi prioritas, karena letak pulau yang jauh dari ibukota daerahnya. Seperti ke Masalembu yang membutuhkan waktu 17 jam.

Ketua KPU Kabupaten Sumenep, A. Warits menambahkan jika setelah tiba di Masalembu akan langsung di distribusikan ke empat desa yang terpencar cukup jauh.

"Jadi, di Masalembu itu ada empat desa. Dua desa terletak di Pulau Masalembu, dan dua kecamatan lain terpencar. Dan butuh waktu pengiriman lewat kapal itu tujuh jam," imbuhnya.

Hingga saat ini, Warits mengatakan masih akan melakukan koordinasi dengan KPU Jatim untuk mencari langkah antisipasi jika kondisi cuaca ataupun kapal tidak memungkinkan untuk dilakukan pengiriman."Kami optimis H-3 sudah sampe di Masalembu, dan H-1 sudah logistik sudah berada di Desa," ujarnya. (frd