Pengguna Whatsapp dikabarkan hengkang, pindah menggunakan Telegram dan Signal. (ilustrasi/unsplash)
Pengguna Whatsapp dikabarkan hengkang, pindah menggunakan Telegram dan Signal. (ilustrasi/unsplash)

Pengguna Whatsapp Pindah ke Telegram dan Signal? Ini Faktanya

Ngopibareng.id Aplikasi 13 January 2021 22:45 WIB

Aplikasi dengan lebih dari 20 juta pengguna, Whatsapp, mengumumkan sejumlah kebijakan baru yang akan berlaku Februari nanti. Akibatnya aplikasi pesaing lain kebanjiran pengguna baru, di antaranya Telegram atau Signal.

Dilansir dari Al Jazeera, berikut sejumlah fakta tentang banyaknya pengguna Whatsapp pindah ke aplikasi lain:

Penyebab Hengkang dari Whatsapp

Menurut kebijakan baru, Whatsapp memiliki hak untuk membagi  sejumlah data milik pengguna Whatsapp, dengan Facebook dan aplikasi lain milik Facebook. Data itu di antaranya lokasi dan nomor telepon. Pakar menyebut langkah ini dibutuhkan untuk upaya memonetisasi Whatsapp.

Langkah ini banyak diragukan pengguna Whatsapp, lantaran Facebook dinilai memiliki latar belakang yang buruk dalam menyimpan data pengguna. Pendiri Telegram, Pavel Durov mengatakan jika "Orang-orang saat ini tak suka menukarkan data pribadi mereka untuk layanan gratis."

Signal Kebanjiran Pengguna Baru

Lebih dari 100 ribu pengguna mengunduh Signal lewat Apple dan Google, dalam dua hari terakhir. Sedangkan Telegram mendapatkan 2,2 juta unduhan baru, menurut analisis data Sensor Tower.

Pengguna baru Whatsapp turun sebesar 11 persen selama sepekan pertama di tahun 2021, dibanding pada pekan sebelumnya. Namun Whatsapp masih mendulang 10,5 juta download secara global, menurut Sensor Tower.

Baik Signal dan Telegram menggunakan fitur enskripsi dalam percakapan mereka dan memberikan jaminan privasi lebih baik. Mereka juga tak mengizinkan pihak di luar aplikasi untuk melihat konten dalam pesan.

Upaya Whatsapp

Menanggapi kekhawatiran tersebut, dalam blognya, Whatsapp mengatakan jika mereka tak bisa membaca pesan pribadi penggunanya, atau mendengar telepon mereka, begitu juga Facebook. "Kami tak menyimpan siapa yang lawan bicara pengguna atau siapa yang ditelepon. Kami tak bisa melihat lokasi yang Anda bagikan dan begitu juga Facebook," tulis Whatsapp. Data lokasi bersama pesan dienskripsi dari ujung ke ujung.

Namun, meta data lain seperti catatan telepon keluar dan masuk, lokasi, informasi keuangan dan yang lain, akan dibagikan oleh Whatsapp. "Kami memnberikan opsi pada bisnis untuk menggunakan layanan aman dari Facebook, untuk mengatur percakapan Whatsapp dengan pelanggan mereka, menjawab pertanyaan, dan membagikan informasi yang bermanfaat," kata Whatsapp dalam blognya.

"Jika kalian berkomunikasi dengan akun bisnis baik secara chat, telepon, email, atau Whatsapp, aplikasi dalam  melihat apa yang Anda katakan dan akan menggunakan informasi itu untuk tujuan pemasaran, termasuk pemasaran di Facebook," katanya. (Alj)

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Jan 2021 13:39 WIB

Curhat Celine Evangelista, Pisah Rumah dari Stefan William

Gosip Artis

“Sering berantem tapi baru ketahuan sekarang,” kata Celine Evangelista.

24 Jan 2021 13:28 WIB

Terima Vaksin Tambahan 248.600 Dosis, Ganjar Bagikan 12 DaerahDa

Nusantara

Jawa Tengah kembali menerima vaksin tambahan sebesar 248.600 dosis.

24 Jan 2021 13:10 WIB

Larry King, Wawancara dengan Sejarah

Hamid Basyaib

Lebih dari 50.000 wawancara yang dikerjakannya selama enam dekade.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...