Penetapan Presiden-Wapres Terpilih, Sandi Uno Plesiran

Nasional 30 June 2019 17:45 WIB

Sandiaga Uno atau yang akrab disapa Sandi Uno ini tengah plesiran ke Pulau Pari yang ada di Kepulauan Seribu, Minggu 30 Juni 2019. Kebetulan, momen ini bertepatan dengan rapat pleno terbuka penetapan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sore ini.

Sandiaga Uno maupun pasangannya, Prabowo Subianto, capres-cawapres nomor urut 02 ini, absen di momen penetapan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Sandiaga Uno rela menyeberang dari Jakarta ke Kepulauan Seribu dengan kapal pesiar hanya untuk latihan renang. Hal tersebut diketahui dari unggahan video di akun Instagram pribadinya, @sandiuno.

"Papah online sekarang menuju ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu kita mau latihan renang di Pulau Seribu," ujar Sandiaga Uno dalam unggahan video tersebut.

Dalam unggahan videonya, Sandiaga Uno terlihat plesiran bersama teman-teman komunitasnya tanpa didampingi sang istri, Nur Asia maupun anak laki-laki kesayangannya, Sulaiman.

"Pagi ini saya mengunjungi Pulau Pari yang ada di Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu ini adalah destinasi pariwisata yang sebetulnya punya potensi yang luar biasa. Pemandangannya indah, lautnya jernih, dan udaranya segar," tutur Sandiaga Uno.

Lewat unggahan tersebut juga Sandiaga menuliskan harapannya untuk potensi wisata yang ada di Kepulauan Seribu. Menurut ayah tiga anak itu, jika lokasi tersebut dapat dikelola dan dimaksimalkan dengan baik dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar.

"Saya yakin ekonomi di Kepulauan Seribu ini bisa tumbuh berkembang dan akan banyak lapangan kerja yang tercipta jika potensi wisata di Kepulauan ini dapat dikelola dan dimaksimalkan dengan baik," sambung suami Nur Asia itu. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 May 2020 13:48 WIB

Jutaan Datanya Telah Dibobol, Ini Jawaban Anggota KPU

Nasional

Ini jawaban anggota KPU tentang dibobolnya data KPU.

22 May 2020 12:56 WIB

Gawat, Peretas Berhasil Bobol 2,3 Juta Data KPU

Nasional

Peretas berhasil membobol 2,3 Juta data KPU tahun 2013.

22 May 2020 12:40 WIB

Data 2,3 Juta Penduduk Jogjakarta Bocor di Internet

Internet

Data yang bocor diduga berasal dari daftar pemilih tetap KPU setempat.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...