Penerapan jaga jarak di destinasi kuliner berbahan olahan cokelat Doesoen Kakao (foto : istimewa)
Penerapan jaga jarak di destinasi kuliner berbahan olahan cokelat Doesoen Kakao (foto : istimewa)

Penerapan 3M Ketat, Destinasi Doesoen Kakao Tetap Banyak Peminat

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 18 November 2020 13:09 WIB

Di masa adaptasi new normal ini, wisata kuliner olahan berbahan coklat, Doesoen Kakao, Desa Karangharjo, Kecamatan, Glenmore, Banyuwangi tetap ramai dikunjungi wisatawan. Ini tidak lepas dari penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan secara ketat di destinasi ini. Pengelola menerapkan 3M yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun. Sehingga wisatawan merasa nyaman dan selesa saat menghabiskan waktunya di tempat ini.

Semua wisatawan yang berkunjung ke destinasi yang berada di bawah naungan Perkebunan Kendeng Lembu, PTPN XII ini, wajib menggunakan masker. Petugas akan memastikan seluruh pengunjung menggunakan masker begitu masuk ke area ini. Kendaraan pengunjung juga disemprot dengan cairan disinfektan.

“Begitu tiba di kawasan Doesoen Kakao ini, seluruh pengunjung akan dicek suhu tubuhnya. Petugas kami juga memastikan seluruh pengunjung sudah menggunakan masker,” jelas Manajer Kebun Kendeng Lembu, Benny Hendricrianto, 18 November 2020.

Selanjutnya, pengunjung bisa masuk ke area Doesoen Kakao untuk menikmati berbagai macam olahan makanan dan minuman berbahan dasar coklat. Sebelum masuk, ke area cafe Doesoen Kakao, semua pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan.

Pada saat memesan menu, pengunjung diwajibkan menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Manajemen Doesoen Kakao sudah memberi tanda untuk penerapan jaga jarak antrean ini pada bagian lantai. Sehingga pengunjung tinggal antri di tempat yang telah ditandai.

“Untuk menghindari kontak langsung, kami meminta pengunjung untuk melakukan transaksi pembayaran dengan metode pembayaran non tunai,” jelasnya.

Untuk tempat duduk pengunjung juga sudah diatur sedemikian rupa. Jarak antara kursi minimal satu meter. Untuk pengunjung, manajemen sudah menyiapkan hand sanitizer di beberapa titik. Sehingga pengunjung bisa menggunakannya sewaktu-waktu.

Tidak hanya itu, untuk memastikan seluruh menu diolah dan disajikan secara higienis, seluruh petugas menggunakan masker, face shield dan sarung tangan. Meja makan selalu dibersihkan dengan disinfektan setelah digunakan.

“Semua koki kita menggunakan APD saat memasak menu pesanan pengunjung,” bebernya.

Untuk  diketahui, Doesoen Kakao menyediakan minuman berbahan cokelat seperti Glen Choco, 3 in 1 Milk Choco, 3 in 1 Dark Choco, 3 in 1 Choco Jahe. Sajian ini bisa dinikmati dalam kondisi panas dan dingin.

Pecinta cokelat juga bisa menikmati jajanan berbahan cokelat dan keju seperti Pisang Rambutan, kuliner olahan pisang yang digoreng hingga hingga renyah dengan topping cokelat dan keju. Ada Choco Pao yang merupakan bakpao mini dengan isian cokelat, singkong goreng dengan topping cokelat dan keju. Rondo Royal. Menu ini adalah tape yang di goreng dengan balutan tepung.

Saat ini juga ada menu baru di Doesoen Kakao seperti Macadamia milk choco premium, Couverture bar choco, Compound bar choco, Prisma milk choco, Prisma dark choco, Fruity praline, Choco truffle, Brewed choco drink, Cendol nusantara.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 03:08 WIB

Saat Peradaban Barat Mundur, Tak Otomatis Islam Jadi Alternatif

Khazanah

Prof Azyumardi Azra tentang perdamaian dunia

22 Jan 2021 02:38 WIB

Yudi Latif: Muhammadiyah, Bentuk Terbaik Politik Identitas

Khazanah

Di tengah politik identitas menjadi masalah sekarang

22 Jan 2021 00:56 WIB

Usai Copot Hijab, Selebgram Rachel Vennya akan Cerai?

Gosip Artis

Selebgram Rachel Vennya mengunggah postingan soal cerai.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...