Salah satu pemberian materi adiksi bagi klien rehab dengan menerapkan 3M. (Foto: Istimewa)

Penerapan 3M di Klinik Rehabilitas Pecandu Narkoba

27 Oct 2020 21:42

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Rumah Sehat Orbit Surabaya (RSOS) menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam menjalankan rehabilitas pecandu narza di Surabaya.

Pengelola RSOS, Sari Novia mengatakan penerapan protokol kesehatan terutama 3 M (Cuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) menjadi keharusan bagi pengunjung, pasien, dan staf.

"Bagi pengunjung yang tidak pakai masker tidak diperkenankan masuk ke RSOS. Tapi seandainya pakai masker pengunjung harus melewati protokol seperti deteksi suhu tubuh, kemudian disemprot desinfektan. Kita sudah siapkan bilik desinfektannya," katanya, Selasa, 27 Oktober 2020.

Lanjut Via, bagi staf dan klien pun juga sama. Staf yang piket minimal harus menerapkan 3 M. "Klien juga sama harus menerapkan 3M sebelum mengikuti kegiatan atau aktivitas lain," katanya.

RSOS adalah tempat rehabilitas pecandu narkoba di Surabaya milik Yayasan Orbit. RSOS didirikan pada tahun 2012 oleh mantan pecandu narkoba.

Hingga saat ini sudah ratusan pecandu napza yang pernah menjalani rehab di RSOS. Bulan ini tercatat ada sekitar 6 orang yang sedang menjalani rawat inap.

RSOS juga menerapkan rawat jalan bagi pasien yang ingin menjalani terapi jalan. Namun harus berdasarkan assesmen awal yang dilakukan staf konselor.

Hanif Kurniawati, salah satu konselor dari Kementerian Sosial mengaku pernah melakukan terapi kepada pasien rawat jalan pelawak Nunung selama 6 bulan dengan intensitas pertemuan seminggu sekali.

"Karena kalau rawat jalan itu lebih banyak konseling adiksinya. Kekurangannya ya karena tidak intens bertemu. Berbeda dengan rawat inap setiap hari selalu ada kegiatan," katanya.