Pendeta cabul berinisial HL dibawa aparat kepolisian ke Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya, Sabtu 7 Maret 2020. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Pendeta Cabul Akhirnya Ditangkap Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Kriminalitas 07 March 2020 13:31 WIB

Pendeta Gereja Happy Family, Jalan Embong Sawo, Surabaya berinisal HL, 57 tahun, yang melakukan pencabulan terhadap seorang jemaat berinisial IW, akhirnya ditangkap oleh aparat Subdit Renakta IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh aparat di rumah rekannya yang berada di Pondok Candra, Waru, Sidoarjo, Sabtu 7 Maret 2020 pagi

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie mengatakan, penangkapan dilakukan karena pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka berdasar hasil gelar perkara usai menganalisis keterangan saksi, korban, pelaku dan barang bukti yang ada.

"Dari hasil pemeriksaan kemarin ada kesesuaian antara keterangan saksi, korban dan pelaku. Memang, dia sudah melakukan pencabulan dalam rentang waktu 2005-2011 ketika korban masih usia 10 tahun," kata Pitra saat ditemui di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim.

 

Tak hanya itu, setelah ditetapkan ternyata penyidik mendengar ada upaya kabur keluar negeri karena diduga ada undangan yang belum pasti kejelasannya

"Mendapat informasi ini tentunya kami harus segera bertindak melihat perkara-perkara yang menjadi perhatian. Itu salah satu alasan kita melakukan penangkapan karena kita khawatirkan itu akan berpergian ke luar negeri," ungkap Pitra.

Sementara ini, polisi terus mengembangkan kasus karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain. "Untuk saat ini korbannya baru 1 saudari IW ini, tapi tidak menutup kemungkinan berjalan ke depan mungkin ada korbannya kita nggak tahu," katanya.

Atas tindakannya, penyidik nenjerat tersangka dengan Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak Pasal 82 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan atau Pasal 264 KUHP dengan ancaman hukuman 7-9 tahun

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah korban melalui juru bicara keluarga melakukan pelaporan ke SPKT Polda Jatim dengan nomor LPB/ 155/ II/ 2020/ UM/ SPKT, pada Rabu 20 Februari 2020.

Berdasarkan keterangan, korban mengaku telah dicabuli selama 17 tahun sejak usianya 9 tahun hingga saat ini 26 tahun.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 18:09 WIB

Mendikbud: Sejarah Adalah Tulang Punggung Identitas Bangsa

Nasional

Mendikbud pelajaran sejarah akan dihapuskan.

20 Sep 2020 17:45 WIB

Didukung Umat Nahdliyin, Machfud: Benahi Situs-situs Islam

Pilkada

Kota Surabaya menjadi sejarah perkembangan Islam.

20 Sep 2020 17:24 WIB

K-Movie Luck-Key: Pembunuh Bayaran yang Hilang Ingatan

Film

Luck-Key film bergenre aksi komedi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...