Kunai, senjata yang biasa digunakan para ninja ini digunakan untuk menusuk Wiranto. (Foto: istimewa)

Wiranto Ditusuk Dengan Senjata ala Ninja, Begini Penampakannya

Nasional 10 October 2019 16:32 WIB

Penusukan yang dilakukan pelaku terhadap Menko Polhukam Wiranto ternyata menggunakan senjata khusus ala ninja. Senjata berbentuk mirip pisau itu biasa disebut sebagai kunai.

Berdasarkan serangkaian foto yang diperoleh ngopibareng.id, senjata yang biasa dipakai ninja itu berbentuk pisatu dengan dua sisi kiri dan kanan tajam serta ujung lancip.

Pada bagian gagang pisau terlilit tali berwarna merah dan dipangkal pisau berbentuk lubang bundar untuk keseimbangan jika pisau itu dilempar biar bisa menancap sempurna.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo membenarkan penampakan pisau ala ninja yang digunakan pelaku.

Sekadar diketahui, penusukan Wiranto terjadi di Pintu Gerbang Lapangan Alun-alun Menes desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Pandeglang, 10 Oktober 2019 Pukul 11.55 Wib. Pelaku penusukan diketahui ada dua orang.

Dua pelaku yang kini sedang diamankan di Mako Polsek Menes itu adalah Fitri Andriana Binti Sunarto, warga Sitanggai Kecamatan Karangan, Kabupaten Brebes dan Syahril Alamsyah alias Abu Rara warga Jalan Syahrial, Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatera Utara.

Belum diketahui secara resmi apakah keduanya sepasang suami istri atau bukan. Menurut informasi yang beredar bahwa keduanya memang sedang menunggu kedatangan Menko Pulhukam dan rombongan yang hendak meninggalkan Helly Pad Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.

Akibat penusukan tersebut dikabarkan Wiranto mengalami luka pada bagian perut. Saat ini mantan Panglima TNI ini sedang dirawat di RSUD Pandeglang kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Sementara itu ada dua yang juga mengalami luka akibat penusukan yang membabi buta oleh pelaku laki-laki itu, yakni Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan H Fuad. Kompol Dariyanto mengalami luka tusuk pada punggung, sementara Fuad mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri atas.

Seperti dalam rilis Polres Pandeglang yang beredar di media sosial, kejadian itu bermula sekitar pukul 11.55 WIB Wiranto beserta rombongan hendak meninggalkan helly pad alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes, Pandeglang.

Setelah Wiranto keluar dari mobil, tiba-tiba pelaku laki-laki langsung menyerang dengan menusuk bagian perut Wiranto dengan guntung secara membabi buta. Tampak dalam sebuah rekaman video, Wiranto langsung roboh. Dan pelaku berhasil diamankan termasuk pelaku perempuan yang berada di sebelah mobil Wiranto.

Sementara Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan pelaku adalah sepasang suami istri. "Yang laki-laki dalam bentuk belati dan perempuan (menggunakan) gunting," katanya.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Sep 2020 19:50 WIB

Syekh Ali Jaber Silaturahmi ke Rumah Mahfud MD

Human Interest

Syekh Ali Jaber kunjungan balasan ke rumah Mahfud MD.

16 Sep 2020 20:10 WIB

Mahfud Tegaskan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Tetap Diadili

Nasional

Tentang dugaan sakit jiwa, Mahfud katakan biar pengadilan yang memutuskan.

14 Sep 2020 16:28 WIB

Syekh Ali Jaber Tak Percaya Pelaku Penusukan Gila

Hukum

Syekh Ali Jaber menilai cara penyerangnya sangat terlatih.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...