Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, saat ditemui di ruang kerjanya di Balaikota Surabaya. (Foto: Alief Sambogo/Ngopibareng.id)

Pemkot Surabaya: Didi Kempot Seniman Berkarakter dan Melegenda

Surabaya 05 May 2020 20:18 WIB

Kabar mengejutkan datang di bulan Ramadhan, saat masyarakat di seluruh Nusantara berjuang melawan wabah Covid-19. Ini setelah salah satu seniman dan budayawan Indonesia, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa 5 Mei 2020 pagi hari.

Kabar tersebut juga sampai ke telinga Pemerintah Kota Surabaya. Melalui Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Pemkot Surabaya merasa sangat kehilangan atas wafatnya Didi Kempot.

Terlebih, Didi Kempot adalah seniman yang sangat konsisten untuk mengembangkan budaya-budaya lokal, khususnya dalam bentuk lagu, hal yang acap kali ditinggalkan oleh generasi muda Indonesia.

"Kita ikut berduka. Beliau ini salah satu seniman yang luar biasa talentanya. Di era seperti ini, Didi Kempot masih membudayakan budaya lokal yang luar biasa. Identitas dirinya tidak pernah lekang oleh waktu," kata Whisnu, Selasa 5 Mei 2020 di Balaikota Surabaya.

Whisnu mengatakan, Didi kempot merupakan seniman yang tak hilang ditelan zaman. Beberapa lagu Didi Kempot yang populer di masanya seperti Sewu Kutho, Stasiun Balapan dan banyak lagi lainnya yang masih tenar hingga sekarang. Bahkan terbaru ia lebih dikenal dekat dengan kaum milenial, dengan sebutan sobat ambyar.

"Saya dari dulu memang suka lagu beliau. Makanya ini saya tadi kaget, saat tahu kabar itu. Ternyata sekarang beliau lebih hits lagi. Itu bukti, kalau punya karakter kuat. Ya pasti tidak akan kalah," katanya.

Ia berharap, para seniman muda bisa meniru apa yang dilakukan Didi Kempot yang konsisten dengan karakternya. Karena karakter itu, beberapa saat lalu bisa menyumbangkan lebih dari Rp6 miliar saat melakukan konser amal di rumah untuk pandemi Covid-19.

"Ini sangat luar biasa. Kami Pemkot Surabaya, warga Surabaya, dan masyarakat Indonesia sangat kehilangan. Saya harap anak-anak muda tidak malu dengan budaya lokalnya," pungkas Whisnu.

Seperti diketahui, seniman Didi Prasetyo atau Didi Kempot menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa 5 Mei 2020 di Solo. Ia dikabarkan terkena serangan jantung.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Sep 2020 14:05 WIB

Ditilang Karena Tak Bermasker Dalam Mobil, Ini Kata Jubir Satgas

Nasional

Media sosial ramai membincangkan warga yang ditilang akibat tak bermasker .

18 Sep 2020 13:45 WIB

Surabaya Masuk Daftar Kandidat Tempat Pembukaan Piala Dunia

Dunia

Menpora nilai Surabaya paling siap.

18 Sep 2020 13:25 WIB

Helikopter PT NUH Mendarat di Paniai Ketinggian 4.700 dpl

Timur Indonesia

Basarnas belum bisa melakukan evakuasi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...