Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara. (Foto: Istimewa)

Surabaya Segera Lakukan Karantina Wilayah

Pemerintahan 30 March 2020 17:45 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana melakukan karantina wilayah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. Nantinya, akan ada 19 titik pintu masuk Kota Surabaya yang akan dijaga ketat oleh para petugas.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara menerangkan, rencana karantina wilayah tersebut masih akan dilakukan kajian secara mendalam.

"Rapatnya akan dilakukan dalam waktu dekat," ucap Febri saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Senin 30 Maret 2020.

Rencana pemberlakulan karantina wilayah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Surabaya.

"Memang, hal ini dilakukan agar jumlah pasien akibat corona tidak bertambah di Kota Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat, mengatakan Pemkot Surabaya juga telah mendirikan tenda posko penjagaan dan melakukan pemasangan barrier road di 19 titik yang telah ditentukan.

"Nanti kita akan umumkan di media sosial dan lewat videotron, bahwa akan dilakukan pembatasan secara ketat," ucap Irvan.

Sebaran wilayah 19 titik tersebut meliputi: 


1. Stadion Gelora Bung Tomo (Pakal)

2. Terminal Oso Wilangun (Benowo)

3. Dupak Rukun (Asemrowo)

4. Kodikal (Pabean)

5. Mayjen Sungkono (Dukuh Pakis)

6. Gunung Sari (Jambangan)

7. Kelurahan Kedurus (Karang Pilang)

8. Masjid Agung (Gayungan)

9. Jeruk (Lakarsantri)

10. Driyorejo (Perbatasan Gresik)

11. Terminal Benowo (Pakal)

12. Tol Simo (Sukomanunggal)

13. Samping Mall Cito (Menanggal)

14. MERR (Gunung Anyar)

15. Suramadu (Kenjeran)

16. Rungkut Menanggal (Gunung Anyar)

17.Wiguna, Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar)

18. Margomulyo (Tandes)

19. Pondok Chandra (Perbatasan Sidoarjo)

Menurut Irvan, ke-19 titik tersebut nantinya akan dijaga ketat selama 24 jam nonstop oleh para petugas gabungan yang terdiri dari Dishub, Dinkes, kepolisian, TNI, kecamatan, kelurahan, dan Linmas.

"Ke-19 titik ini nanti hanya boleh dilewati tenaga medis, tenaga pemerintahan, sembilan bahan pokok (sembako), dan yang kaitannya dengan suplai makanan," katanya.

Penulis : Ni'am Kurniawan

Editor : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jun 2020 02:18 WIB

Porsi Ikhtiar dan Doa, Terbebas dari Bahaya Pandemi Covid-19

Islam Sehari-hari

Tausiyah Ustadz Ma'ruf Khzon, Pengasuh Pesantren Aswaja Sukolilo Surabaya

04 Jun 2020 01:36 WIB

16 Pasien Covid-19 di Pasuruan Sembuh

Ngopibareng Pasuruan

Mereka adalah para keluarga tenaga kesehatan.

04 Jun 2020 01:00 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 4 Juni 2020

Pendidikan

Siswa SD-SMA Belajar dari Rumah materi matematika.

Terbaru

Lihat semua
04 Jun 2020 01:36 WIB

16 Pasien Covid-19 di Pasuruan Sembuh

Ngopibareng Pasuruan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...