Pemkab Pasuruan Galakkan Budidaya Tanaman Toga

22 Aug 2019 17:30 Ngopibareng Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggalakan budidaya tanaman obat keluarga (Toga) di area halaman rumah masing-masing rumah tangga. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan diglelar koordinasi lintas sektor untuk budidaya tanaman dengan asuhan mandiri (asman).

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ugik Setyo Darmoko mengatakan beberapa tanaman Toga itu adalah Landep, Pegagan, Kumis Kucing, Kemuning, Daun Sirih, Jahe, Curcuma, dan jenis tanaman obat lainnya.

"Tanaman ini banyak manfaatnya untuk kesehatan, ada yang bisa mencegah dan mengobat penyakit. Juga bisa memulihkan dan merawat kesehatan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat secara mandiri," katanya, Kamis, 22 Agustus 2019.

Lanjut Ugik, budidaya tanaman Toga ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara mandiri. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan intens menggalakkan pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA) di tempat tinggal keluarga.

"Harapannya, penanaman TOGA dapat dilakukan oleh seluruh warga dengan ditata menjadi taman yang memiliki nilai keindahan sekaligus manfaat ekonomi," katanya.

Sehingga, lanjut Ugik, selain menjadi obat penolongan pertama, tanaman ini juga bisa meningkatkan income keluarga sehingga masyarakat akan lebih sejahtera.

"Kita sudah koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, organisasi masyarakat dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk disosilisasikan kepada masyarakat. Tentunya dibekali dengan kegiatan Asuhan Mandiri (Asman) Kesehatan Tradisional sesuai Permenkes No 9 Tahun 2016 yang berisi tentang panduan pengelolaan tanaman TOGA," katanya.

Katanya, untuk mengoptimalkan kegiatan Asman TOGA dinas kesehatan menyelenggarakan pertemuan lintas program dan lintas sektor yang didalamnya juga dilakukan pembinaan terhadap Asman akupresur, yaitu cara perawatan kesehatan tradisional melalui teknik penekanan ke permukaan tubuh pada titik akupuntur dengan menggunakan jari atau bagian tubuh lainnya.

"Melalui pertemuan lintas sektor ini, kami juga fokuskan pada pemeliharaan kesehatan ringan secara mandiri yang memanfaatkan tanaman Toga maupun ketrampilan akupresur. Agar lebih semangat, masyarakat akan kami libatkan dalam kompetisi di tingkat provinsi. Targetnya, program bermanfaat ini bisa lebih merata di masyarakat," katanya. (Sumber: www.pasuruankab.go.id)