Pemerintah Ciptakan Pupuk Hayati Peningkat Produktivitas Padi

27 Sep 2018 16:46 Teknologi & Inovasi

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berhasil menciptakan teknologi baru yang diberinama SMARt berupa Pupuk Hayati Tanaman Padi. Dengan pupuk ini, produktivitas pertanian diklaim akan meningkat cukup drastis.

Kepala Badan Balitbangtan, Muhammad Syakir, Kamis 27 September 2018 mengatakan, SMARt merupakan formula pupuk hayati untuk meningkatkan efisiensi pemupukan, produktivitas, dan ketahanan tanaman padi terhadap penyakit. Formula pupuk hayati ini merupakan konsorsia mikroba selektif yang unggul sebagai pelarut fosfat, dan penghasil hormon.

"SMARt memiliki keunggulan lain, seperti ramah lingkungan karena menggunakan mikroba tropik, mampu meningkatkan produktivitas padi dan menekan jumlah penggunaan pupuk dan insektisida sekitar 50 persen," ujarnya.

Ditinjau dari keunggulannya, SMARt potensial dikembangkan secara komersial oleh industri sarana produksi pertanian untuk mensubstitusi pupuk anorganik dan insektisida pada tanaman padi.

Syakir mengatakan, selama ini pupuk merupakan nutrisi utama bagi tanaman karena mampu meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan serta perkembangan tanaman yang sudah dibudidayakan. (man)


Reporter/Penulis : Rohman Taufik


Bagikan artikel ini