dr. Dyah Erawati, Sp.Rad (K) Onk. Spesialis radioterapi AHCC. (Dok:AHCC)

Selama Pandemi, Pelayanan Pasien Kanker AHCC Tetap Berjalan

RS Adi Husada 09 July 2020 15:50 WIB
RS Adi Husada Cancer Center

Selama pandemi covid-19, pelayanan perawatan kanker di Adi Husada Cancer Center (AHCC) tetap berjalan. Sebab pengobatan dan perawatan bagi pasien kanker harus tetap dilakukan.

dr. Dyah Erawati, Sp. Rad (K) onk mengatakan, pasien kanker harus tetap waspada, karena pasien kanker memiliki imunitas yang lebih rendah, baik karena penyakitnya atau pengobatannya.

Maka dari itu, dr.Dyah mengingatkan, untuk pasien kanker tidak menunda pengobatan yang sedang dijalani. Untuk itu perawatan di AHCC tetap berjalan khusus untuk pasien dengan kondisi seperti berikut:

1. Pasien yang sedang proses terapi radiasi.
2. Pasien dengan surat kebutuhan mendesak /CITO.
3. Pasien baru dengan surat pengantar lainnya.

"Apabila setelah melakukan terapi, ada gejala seperti demam, susah menelan, tenggorokan sakit, dan pusing, sebaiknya segera datang ke UGD atau faskes kesehatan yang terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat," ujar dr. Dyah Erawati, S.

Ia juga mengimbau agar pasien dan pendamping saat berada di RS untuk melakukan pengobatan, selalu memperhatikan pysical distancing, mengunakan masker dan rajin cuci tangan.

"Untuk pendamping dimohon satu saja yang menemani, dengan syarat sudah berusia dewasa dan bisa mematuhi aturan protokol kesehatan covid-19 yang diterapkan," kata dia.

Ia juga menambahkan agar pasien datang ke layanan radioterapi sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan.

Penulis : Pita Sari

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 12:46 WIB

Lakon Sabdo Pandito Rakjat Berkisah Tentang Dalang Ki Nartosabdo

Hiburan

Sore ini bisa disaksikan secara streaming di Youtube.

09 Aug 2020 12:20 WIB

Video Latihan Anggota Paskibra yang hanya Berjumlah 8 Orang

Nasional

Paskibraka tak menyangka bisa dua kali bertugas gara-gara corona.

09 Aug 2020 12:12 WIB

Covid Sudah Membunuh Lebih 100.000 Warga Brazil

Internasional

Akibat Presiden Jair Bolsonaro meremehkan pandemi ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...