Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bertemu dengan pelaku wisata Yogjakarta. (Foto: Istimewa)
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bertemu dengan pelaku wisata Yogjakarta. (Foto: Istimewa)

Asita Yogyakarta Jajaki Kerja Sama Pariwisata dengan Banyuwangi

Ngopibareng.id Pemerintahan 27 November 2020 10:25 WIB

Keberhasilan Banyuwangi dalam pengembangan wisata, khususnya di masa pandemi Covid-19 menarik perhatian banyak pihak, salah satunya Asosiasi Insan Travel (Asita) Yogyakarta.

Asita menjajaki kerjasama bidang pariwisata dengan Kabupaten Banyuwangi. Asita ingin membangun sinergi yang saling mendukung bagi keberlangsungan pariwisata di kedua daerah, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

Ketua rombongan Asita Yogyakarta Ari Prabowo, menyatakan di masa pandemi ini, pariwisata Banyuwangi sendiri mulai kembali menggeliat setelah dibuka oleh Presiden Jokowi.

Untuk itu Asita ingin menjembatani kerja sama antara pariwisata Yogyakarta dan Banyuwangi, khususnya di masa pandemi yang menjadi masa terberat bagi pelaku wisata di seluruh Indonesia, termasuk Yogyakarta.

"Kami berharap sinergi ini bisa membangkitkan kembali pariwisata daerah sekaligus saling mendukung pengembangan pariwisata di masing-masing daerah," ujarnya.

Asita memboyong 50 anggotanya ke Banyuwangi.  Mereka merupakan pelaku Wisata di Yogyakarta. Selama di Banyuwangi, Asita akan bertemu dengan pelaku wisata Banyuwangi dan menjelajahi destinasi unggulan Banyuwangi yang sudah mendunia.

Ari berharap para pelaku wisata di Banyuwangi dan Yogyakarta bisa saling mempromosikan dan menjual potensi pariwisata. Baik itu yang ada di Yogyakarta maupun Banyuwangi. Tentunya dengan tetap menjadikan protokol kesehatan sebagai pijakan utama dalam pelaksanaannya.

"Banyuwangi menjadi destinasi pariwisata baru yang mulai banyak diminati. Di masa pandemi, juga pariwisatanya tetap bergeliat dengan sejumlah standar dan protokol kesehatan. Makanya kami ingin bersinergi bagi kemajuan bersama pariwisata dua daerah ini," katanya.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kepercayaan pelaku wisata Yogyakarta untuk menjalin sinergi dengan Banyuwangi. Mengingat Yogyakarta merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang telah memiliki nama besar sejak lama.

"Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami. Tentunya kami menyambut baik upaya sinergi pariwisata Yogyakarta dan Banyuwangi ini," ujarnya.

Dia mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, sektor pariwisata Banyuwangi terus mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 5,4 juta, di mana sebanyak 400 ribu orang merupakan wisatawan mancanegara.

"Adanya pandemi tentunya turut memukul sektor pariwisata daerah. Namun kami terus berupaya cepat menyesuaikan diri dengan memberlakukan standar baru protokol kesehatan dan sertifikasi di semua sektor pariwisata. Sehingga dunia pariwisata Banyuwangi berangsur pulih," ujar Anas.

Dengan adanya sinergi dengan pariwisata, Yogyakarta ini diharapkan membuat pariwisata kedua daerah bisa terus membaik.

"Semoga sinergi akan mendukung pemulihan wisata Yogyakarta dan Banyuwangi," ungkapnya.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Jan 2021 21:15 WIB

FK Unair Ciptakan Aplikasi untuk Lindungi Nakes dari Covid-19

Kesehatan

Aplikasi ini bisa menjadi sarana KIE bagi nakes dalam menangani covid-19.

16 Jan 2021 21:00 WIB

Greysia/Apriyani Melaju ke Final Thailand Open 2021

Bulutangkis

Greysia/Apriani kalahkan ganda Korsel Lee So-hee/Shin Seung-chan.

16 Jan 2021 20:45 WIB

Maret, Asprov PSSI Jatim Gelar Kongres Secara Offline

Liga Indonesia

Kongres akan digelar secara offline dengan protokol kesehatan Covd-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...