Pelaku Pembakaran Mapolsek Diimbau Serahkan Diri Usai Lebaran

03 Jun 2019 13:49 Kriminalitas

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengultimatum agar 21 orang yang diduga melakukan tindakan pengerusakan dan pembakaran markas Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, untuk segera menyerahkan diri.

"Kapolda mengimbau nama-nama 21 orang yang sudah disampaikan di media ini agar segera menyerahkan diri ke Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin, 3 Juni 2019.

Barung Mangera mengatakan, pihaknya memberi waktu terhadap para buron tersebut untuk menyerahkan diri, paling lambat sepekan usai lebaran.

Ia juga meminta kepada masyarakat dan pihak keluarga untuk kooperatif dan mau membantu kepolisian dengan menyerahkan terduga ke Mapolda Jatim, agar menjalani diproses secara hukum yang berlaku.

"Kapolda Jatim menyampaikan kepada masyarakat, keluarga handai taulan, maupun yang bersangkutan agar menyerahkan diri ke Polda Jatim paling lambat setelah lebaran, 10 Juni 2019," tegas dia.

Berikut 21 nama terduga pelaku Mapolsek Tambelangan:

1. Habib Zaki, Tambelangan, Sampang

2. Mohamad, Tambelangan, Sampang

3. H. Subah, Tambelangan, Sampang

4. Maskur, Tambelangan, Sampang

5. Abdul Manab, Tambelangan, Sampang 

6. S. Muhammad Assegaf alias Habib Mamak, Tambelangan Sampang 

7. SY Abdullah Assegaf alias Habib Abdullah, Tambelangan, Sampang 

8. Kyai Amin Humaidi 

9. Mahfud, Tambelangan, Sampang 

10. Kholil, Tambelangan, Sampang

11. Mas'ud, Tambelangan Sampang

12. Mad Seleng, Tambelangan, Sampang 

13. Satiri, Tambelangan, Sampang 

14. Yusuf, Tambelangan, Sampang 

15. Yanto alias Manto, Tambelangan, Sampang 

16. Rokhim, Tambelangan, Sampang

17. Sahram

18. Mamas, Tambelangan, Sampang

19. Tebbur

20. Hoiron, Tambelangan, Sampang 

21. Yono

Sebelumnya, Polda Jatim telah membekuk enam orang tersangka dalam perkara ini. Para tersangka itu yakni Habib Abdul Kodir Alhadad (AKA), Habib Hasan (H). Ali (A), Hadi (H), Supandi (S), dan A. Muhtadir (AM).

 

Keenam tersangka tersebut sementara ini dipersangkakan pasal berlapis tentang pengerusakan, pembakaran, dan pengeroyokan, yakni pasal 200 ke-1 dan ke-3 KUHP, pasal 187 KUHP dan pasal 170 ayat (1) KUHP. (frd) 

Penulis : Farid Rahman
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini