Pegawai News Corp Australia Kecam Produk Liputan Medianya

11 Jan 2020 22:43 Internasional

Emily Townsed, Manajer Keuangan Komersial News Corp Australia mengecam perusahaanya dengan menyebut telah membuat laporan yang tidak bertanggungjawab atas kebakaran yang melanda Australia. News Corp memiliki sejumlah media, seperti The Australian, Sydney’s Daily Telegraph, dan the Herald Sun.

Manajer perempuan itu mengirim surat elektronik berisi kecaman setelah pimpinan eksekutif News Corp Michael Miller membagikan surel tentang insentif yang berkaitan dengan kebakaran semak, ke seluruh pegawai.

Emily mengatakan jika surel yang berisi tentang dukungan penggalangan dana dan inisiatif lainnya itu tidak “mengimbangi dampak dari laporan News Corp yang dilakukan selama beberapa pekan terakhir,”dikutip dan diterjemahkan dari Bbc.com.

“Keputusan News Corp untuk melakukan pendekatan seperti ini dalam peristiwa yang menghancurkan negara, komunitas dan lingkungan kami, adalah langkah yang cukup jauh, untuk mengabaikan dan melanjutkan tugas keseharian kita tanpa berfikir sebentar tentang apa kontribusi kita,” tambahnya.

News Corp dimiliki oleh bos media Rupert Murdoch.

The Australian sebelumnya telah menerima kritik akibat laporan mereka atas kebakaran Australia. Pada salah satu laporan mereka menyebut jika “tak ada yang baru” tentang kebakaran itu. Mereka juga menyebut jika perubahan iklim tak bisa disebut sebagai penyebab sambil menuliskan, “Perubahan iklim atau tidak, ini adalah salah satu biaya yang harus dibayar sebagai negara yang rentan terhadap kebakaran di dunia,”.

Laporan itu juga memberikan dukungan pada keputusan Perdana Menteri Scott Morrison untuk berlibur ke Hawaii. Komentar dalam laporan itu menyebut, “Kita tak bisa menyalahkan PM karena ingin mendapatkan liburan yang bagus untuk keluarganya, melewatkan kemunduran fiskal dan ekonomi tengah tahun, atau selamat dari asap akibat kebakaran semak yang mengepung Sidney,”.

Miller mengatakan pada Sydney Morning Herald jika Emily telah mengundurkan diri pada Desember dan akan segera keluar dari kantor.

“Dedikasi dan profesionalitas jurnalis dan fotografer kami telah mempertahankan komunitas, terutama warga Australia yang terdampak langsung, untuk mendapatkan informasi dan dukungan,” katanya.

Sementara, hingga saat ini, kebakaran terus terjadi dan menghanguskan sekitar 640 ribu hektare lahan di wilayah New South Wales (NSW) dan Victoria.

Lebih dari 174 titik kebakaran masih menyala sepanjang NSW dan 65 di antaranya mampu dipadamkan.

Menurut Layanan Kebakaran NSW, api telah menghanguskan sedikitnya 2 ribu rumah.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka


Bagikan artikel ini