Wapres KH Ma'ruf Amin dan mantan Wapres Jusuf Kalla di Gedung MPR Senayan Jakarta. (Foto: antara)

Peduli Kemimpinan Nasional yang Baru, Ini Pesan Pagar Nusa

Nasional 20 October 2019 22:41 WIB

Ketua Umum PP Pagar Nusa, M Nabil Haroen, mengatakan, Indonesia sedang menghadapi tantangan-tantangan besar di bidang ekonomi, Sumber Daya Manusia, pertahanan, dan radikalisme.

"Tantangan di bidang​​​​​​ ekonomi harus menjadi perhatian penting bagi seluruh masyarakat Indonesia dan semua pihak," tuturnya.

Hal itu diungkapkannya, terkait Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang telah dilantik Minggu 20 Oktober 2019. Keduanya akan memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan, yakni 2019-2024.

"Ancaman resesi global di depan mata. Problem ekonomi asuransi kesehatan BPJS harus segera dicarikan solusinya. Ketimpangan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan perlu menjadi perhatian," kata Nabil, dalam keterangan diterima ngopibareng.id, Minggu 20 Oktober.

Adapun Sumber Daya Manusia Indonesia, menurut Nabil, sangat melimpah. Indonesia mempunya potensi SDM yang sedang belajar dan bekerja di level internasional. Akan tetapi SDM Indonesia dihadapakan pada sejumlah tantangan terkait teknologi dan era revolusi 4.0 yang telah hadir dalam keseharian bangsa Indonesia.

Karena itu, "Pemimpin Indonesia harus mendorong percepatan kualitas SDM serta produktivitas berbasis teknologi, kreativitas, dan nilai kebudayaan," lanjut Nabil.
Selanjutnya, di bidang pertahanan dan keamanan, dalam pandangan Nabil merupakan simpul penting dalam keberlangsungan pemerintahan. Isu geopolitik dan pertahanan di kawasan Asia Tenggara dan Laut China Selatan merupakan tantangan yang nyata.

"Dalam beberapa tahun terakhir, kita melihat bagaimana kondisi geopolitik internasional menjadi tantangan bagi kita," ujar Nabil.

Sementara itu, radikalisme juga menjadi problem besar bagi Indonesia dan negara-negara di dunia internasional. Kelompok-kelompok radikal masih tetap eksis di Indonesia dengan beragam pola, aliran dan ideologinya.

Indonesia membutuhkan solusi nyata atas tantangan radikalisme ini. Hal yang tak kalah penting atas semua persoalan di atas, bangsa Indonesia perlu terus bergandengan dan bekerjasama untuk Indonesia.
Seluruh elemen bangsa perlu sadar dengan perannya, memberi kontribusi untuk bangsa Indonesia. Pagar Nusa, kata Nabil, selama beberapa dekade setia mengawal persatuan dan keutuhan Indonesia.

"Kami siap bekerja, bekerja, dan bekerja, untuk kebaikan Indonesia dan kemaslahatan bersama," tegasnya.

Tak lupa, Nabil juga mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut. "Selamat bekerja Presiden Ir Joko Widodo-Prof Dr KH Ma'ruf Amin. Presiden Jokowi akan melanjutkan gagasan-gagasan besarnya untuk Indonesia. Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin akan mendapingi dengan kapabilitas, ketenangan, serta gagasan penting tentang ekonomi kerakyatan," kata Nabil.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Sep 2020 06:00 WIB

Di Depan Presiden, Gus Yaqut Ungkap Peran Ansor di Masa Pandem

Khazanah

Kepedulian untuk umat Islam dan bangsa Indonesia

16 Sep 2020 06:37 WIB

Wapres: Indonesia Wajib Menyampaikan Islam adalah Pembawa Damai

Nasional

Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia.

15 Sep 2020 22:45 WIB

Presiden Pantau Penanganan Covid-19 Di Jatim dan 8 Provinsi

Nasional

Presiden Joko Widodo meminta sejumlah menteri untuk bekerjasama dan memantau

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...